Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan berpikir siswa serta faktor pendukung pemahaman konsep matematis pada materi segi empat melalui penerapan model Flipped Classroom berbantuan GeoGebra. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek siswa kelas VIII B MTs Muhammadiyah Kajen yang dipilih berdasarkan kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data meliputi tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa berada pada tahapan berpikir Van Hiele yang berbeda. Siswa kategori tinggi berada pada Tahap Abstraksi (Level 2) dan Tahap Hubungan (Level 3), ditandai dengan kemampuan mengklasifikasikan bangun segi empat berdasarkan sifat geometris serta menerapkan konsep dan algoritma secara sistematis. Siswa kategori sedang berada pada Tahap Analisis (Level 1), mampu mengenali dan mengeksplorasi sifat bangun, namun pemahaman konseptualnya masih didominasi pendekatan prosedural. Sementara itu, siswa kategori rendah berada pada Tahap Visualisasi (Level 0), dengan pemahaman terbatas pada pengenalan bentuk visual. Faktor pendukung utama bagi siswa kategori sedang dan rendah adalah visualisasi dinamis GeoGebra yang membantu klarifikasi konsep, sedangkan siswa kategori tinggi didukung oleh kemampuan mengintegrasikan materi Pre-Class dengan aktivitas In-Class.
Copyrights © 2026