Amirul Haq
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS STRUKTUR DAN NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL JURUTULIS MALINGPING KARYA AHMAD BAKRI Amirul Haq; Ratnawati
Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 11 No 2 (2025): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v11i2.5156

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: 1) struktur dalam novel Jurutulis Malingping karya Ahmad Bakri; dan 2) nilai pendidikan dalam novel Jurutulis Malingping karya Ahmad Bakri. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka dengan sumber data dari novel Jurutulis Malingping karya Ahmad Bakri. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan data. Simpulan dari penelitian ini adalah: 1) struktur dalam novel Jurutulis Malingping karya Ahmad Bakri terdiri dari: tema tentang kehidupan sehari-hari, penggunaan plot lurus dan progresif, 1 tokoh utama dan 38 tokoh tambahan, 18 latar tempat dan 8 latar waktu, penggunaan majas hiperbola; metafora; dan peribahasa, serta memiliki amanat menjadi pribadi jujur dan bertanggung jawab. 2) nilai pendidikan dalam novel Jurutulis Malingping karya Ahmad Bakri terdiri dari karakter religius, jujur, disiplin, kerja keras, démokratis, komunikatif/bersahabat, danpeduli sosial.
POTENSI WISATA KAWASAN PESISIR DESA KUALA TRANG KABUPATEN NAGAN RAYA Amirul Haq; Suldarajat Suldarajat; Abzalul Fikri; Ragil Hasyimi; Nafisah Eka Puteri
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jspps.v5i2.13404

Abstract

Kuala Trang in Nagan Raya Regency has significant coastal natural tourism potential, but it has not been optimally utilized for community welfare. This study aims to analyze local resource-based community empowerment strategies to develop a sustainable tourism village. The research method uses qualitative and quantitative approaches to examine supply (through observation and interviews) and demand (through questionnaires of potential tourists). The results show that although the community is very supportive (86%) and the natural scenery is very potential (score 3.86), this destination has critical weaknesses in the institutional aspects (score 1.07), amenities, active attractions, and promotion. Therefore, an integrative empowerment model is formulated that synergizes institutional strengthening (Pokdarwis), community capacity development, the creation of experience-based tourism packages, and digital marketing. The strategic implications emphasize multi-stakeholder collaboration, where the village and district governments act as facilitators and regulators, while the community acts as the main organized actor to create sustainable and equitable tourism.