Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Supporting Resources for the Successful Implementation of the Curriculum Affandi, Achmad Lutfi
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v6i2.1619

Abstract

Education is pivotal in shaping a resilient and capable younger generation; however, many schools face challenges in effectively implementing their curricula due to insufficient support resources. The purpose of this study is to determine the resources that support the successful implementation of the curriculum. The method used by the researcher is library research in the form of references from various sources on the internet. Curriculum implementation support resources are an important aspect that must be considered in curriculum implementation efforts in schools. Effective curriculum implementation requires support and careful preparation, including adequate support resources. Some of the resources that support curriculum implementation include teaching materials, information and communication technology, facilities and infrastructure, and quality human resources. This can facilitate an effective learning process, and help teachers and students carry out a more effective and enjoyable learning process. Improve the quality of learning, help teachers present subject matter in a more interesting and innovative way so that students are more interested and eager to learn. Improve efficiency and productivity, help the learning process run more efficiently and productively so that the time and energy of students and teachers can be maximized. Supports curriculum development, can facilitate the process of curriculum development and preparation so that the curriculum can be better structured and in accordance with the needs of students and society.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: RESISTENSI DAN STRATEGI ADAPTIF DALAM TRANSFORMASI PENDIDIKAN ISLAM Affandi, Achmad Lutfi; Maunah, Binti; Safi’i, Asrop Safi’i
Salimiya: Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam Vol. 6 No. 4 (2025): Salimiya
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resistensi dalam pendidikan Islam merupakan fenomena yang muncul sebagai respons terhadap dinamika perubahan sosial, teknologi, dan kebijakan pendidikan di era globalisasi. Dalam konteks transformasi pendidikan Islam, resistensi tidak selalu bermakna penolakan, melainkan dapat menjadi refleksi dari upaya menjaga nilai, tradisi, dan identitas keislaman. Namun demikian, tanpa strategi adaptif yang tepat, resistensi berpotensi menghambat inovasi dan pembaruan kelembagaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk resistensi serta strategi adaptif yang diterapkan oleh lembaga pendidikan Islam dalam menghadapi perubahan. Dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menelaah empat artikel ilmiah terpilih dari tahun 2020–2025 yang relevan dengan tema resistensi dan strategi adaptif dalam transformasi pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa resistensi justru dapat berfungsi sebagai mekanisme adaptif apabila dikelola secara konstruktif. MAN 2 Kota Malang menampilkan model manajemen strategis partisipatif; Pesantren Musthafawiyah Purba Baru mempertahankan resistensi tradisional yang produktif; SMAS Islam Sunan Gunung Jati Tulungagung menegaskan pentingnya kepemimpinan inklusif; sedangkan MI Thoriqul Huda Ranupani memperlihatkan resistensi kultural berbasis kearifan lokal. Keempat temuan ini menghasilkan preposisi bahwa keberhasilan transformasi pendidikan Islam bergantung pada kemampuan lembaga mengelola resistensi secara reflektif dan mengembangkan strategi adaptif berbasis konteks sosial. Kajian ini diharapkan memperkaya wacana teoritis dan praktis dalam membangun model transformasi pendidikan Islam yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di era 2025 dan seterusnya.