Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembuktian Elektronik Analisis Mendalam Tentang Penerimaan Dan Kekuatan Alat Bukti Digital Dalam Sistem Hukum Indonesia Caelsea Asalyandira Azzahra; Dinda Aurelia Rosi Nasution; Ingrid Bianty Rahmawati; Keisha Zahra Wibowo; Najla Azrijal Chosaf
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 5 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i5.2337

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir, undang-undang yang mengatur alat bukti digital telah mengalami perubahan yang signifikan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembuktian elektronik analisis mendalam tentang penerimaan dan kekuatan alat bukti digital dalam sistem hukum Indonesia. Metode penelitian studi pustaka dalam penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan, menelaah, dan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan dengan topik pembuktian elektronik, penerimaan, dan kekuatan alat bukti digital dalam sistem hukum Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat bukti digital mulai diterima sebagai bukti yang sah dalam proses peradilan, meskipun masih menghadapi berbagai tantangan normatif dan praktis. Keberadaan pembuktian elektronik membuka peluang bagi sistem hukum untuk menjadi lebih efektif, transparan, dan akurat dalam menyelesaikan perkara yang berkaitan dengan bukti digital. Penerimaan alat bukti digital dalam sistem hukum Indonesia didasarkan pada perkembangan regulasi yang mengatur secara khusus terkait penggunaan teknologi informasi, seperti UU ITE dan peraturan pelaksana lainnya. Meski berlandas hukum kuat, praktik masih terkendala validitas dan keautentikan data digital, menuntut peningkatan kompetensi aparat hukum
Perbandingan Sistem Perlindungan Hukum Medis (PMH) Studi Kasus Indonesia dan Korea Selatan Dalam Konteks Tenaga Kesehatan Keisha Zahra Wibowo; Dinda Aurelia Rosi Nasution; Najla Azrijal Chosaf; Marcello Putra Toding Palilli; Syamhaikel Pavel Budiman; Nimrod Welly Belo
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2915

Abstract

Medical legal protection is a crucial aspect in the world of healthcare, particularly amidst the rapid development of healthcare services and the increasing demand for ethical and legal professional services. Healthcare workers are the frontline workers who deal directly with patients, therefore an adequate legal protection system not only guarantees patient rights but also provides a sense of security and justice for healthcare workers in carrying out their duties. The purpose of this study was to compare medical legal protection systems. The research method used in this study was a literature review method. The results indicate that medical legal protection is an important foundation that every country must have to ensure the safety of healthcare workers and the quality of services to patients. From the comparison between Indonesia and South Korea, it is clear that although both have a high awareness of legal protection for healthcare workers, its implementation and mechanisms operate differently according to the social, cultural, and legal conditions of each country.