Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelaksanaan Sila Pertama Pancasila dalam Pembunuhan Janin Di Purwokerto dalam Korelasi Undang-Undang 340 Kuhp Jeane Neltje Selly; Angelica Ulinta Ginting; Nethania Aurelia Madelin; Inayah Ar Rohma; Grizca Ratu Maulika; Cheryl Nathania
UNES Law Review Vol. 6 No. 1 (2023): UNES LAW REVIEW (September 2023)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i1.1001

Abstract

Pembunuhan berencana adalah tindakan yang terencana dan disengaja yang dilakukan dengan maksud mengambil nyawa orang lain sehingga tindakan ini merupakan suatu perbuatan yang melanggar hukum. Belum lama ini, terdapat kasus pembunuhan yang terjadi di Purwokerto. Karya tulis ini memiliki tujuan untuk melaksanakan sila pertama Pancasila dalam suatu kasus dengan korelasi Undang-Undang 340 KUHP. Kasus pembunuhan ini melanggar Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 KUHP. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 mengenai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dirancang dengan pertimbangan untuk menyesuaikan dengan kebijakan hukum, kondisi aktual, dan pertumbuhan kehidupan nasionalis untuk menjunjung hak asasi manusia. Di samping itu, pembunuhan adalah sebuah tindakan yang tidak cocok dengan prinsip pertama sila Pancasila yang mengatakan "Ketuhanan Yang Maha Esa". Metode yang digunakan termasuk kedalam metode normatif serta metode yang bersifat kualitatif. Selain itu, penelitian ini menggunakan perundang-undangan sebagai pendekatan bahan baku primer serta buku sebagai pendekatan bahan hukum sekunder. Dalam Pasal 340 KUHP, diatur tentang pembunuhan berencana yang dimana pelaku secara sadar dan sengaja untuk mengambil nyawa orang lain, yaitu meliputi hukuman mati, hukuman penjara seumur hidup atau, pada tingkat maksimal dua puluh tahun. Dalam hal ini, pelaku juga melakukan tindakan inses yang ditetapkan dalam Pasal 294 ayat (1) Kitab Undang-Undang Pidana (KUHP).
FABRIKASI RISET ANCAMAN SERIUS BAGI INTEGRITAS PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA Cheryl Nathania; Devina Chandra; Felicia Jacinta Ivanka Anter; Nicole Eugenia Yuri; Syamhaikel Pavel Budiman
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 7 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Juli 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i7.2456

Abstract

Fabrikasi riset merupakan salah satu bentuk pelanggaran etika penelitian yang mengancam integritas akademik dan kredibilitas perguruan tinggi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab, dampak, serta upaya pencegahan praktik fabrikasi riset melalui pendekatan studi pustaka. Metode yang digunakan adalah library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari artikel ilmiah, buku, prosiding, peraturan, dan dokumen resmi yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa tekanan publikasi, rendahnya pemahaman etika penelitian, lemahnya pengawasan institusi, dan budaya akademik yang permisif menjadi faktor utama terjadinya fabrikasi riset. Praktik tersebut berdampak pada menurunnya kualitas penelitian, rusaknya reputasi akademisi dan institusi, serta berkurangnya kepercayaan publik terhadap hasil penelitian. Oleh karena itu, penguatan etika penelitian, penerapan kebijakan integritas akademik, edukasi berkelanjutan, serta pengawasan yang konsisten menjadi langkah strategis untuk mencegah fabrikasi riset dan membangun budaya akademik yang jujur, transparan, serta bertanggung jawab.