Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Development of hots-based cognitive assessment instruments: ADDIE model Maxnun, Lu'luil; Kristiani, Kristiani; Sulistyaningrum, Cicilia Dyah
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 18, No 2: May 2024
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v18i2.21079

Abstract

Higher order thinking skills (HOTS) are an important element in facing the challenges of the 21 st-century. Difficulty in solving problems systematically, facing challenges in an organized manner, and being unable to design original solutions are due to the low HOTS that students have. HOTS ability can improve students who low-level thinking skills in several ways, for example, through learning integrated with media, practice, and assessment or HOTS-based cognitive assessment. The purpose of this study was to develop and implement a HOTS-based cognitive assessment to assess students' HOTS abilities. The device development model used is an adaptation of the analysis, design, development, implementation, and evaluation (ADDIE) model. The research sample consisted of 30 students in class 11 of the Governance and Office Automation Competency Program of Vocational High School 1 Kudus. The result is that 11 students have the HOTS ability with very good criteria, 17 well criteria, and 2 enough criteria. This study suggests that a test instrument for further research is to measure students' HOTS ability. The Experts conclude that HOTS-based cognitive assessment can be used as an approach to improve students' HOTS to actively think selectively and supported by logical argumentation.
Asesmen Berbasis Deep Learning dalam Pembelajaran Ekonomi di SMA: Tren, Tantangan, dan Prospek: Deep Learning-Based Assessment in Economics Learning in High School: Trends, Challenges, and Prospects Maxnun, Lu'luil; Sadiah, Ati
Economic and Education Journal (Ecoducation) Vol. 7 No. 3 (2025): Economic and Education Journal (Ecoducation)
Publisher : Pendidikan Ekonomi, Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ecoducation.v7i3.2411

Abstract

Asesmen merupakan instrumen penting dalam pembelajaran ekonomi di Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk menilai pencapaian kompetensi siswa sekaligus memberikan umpan balik bagi guru. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan, khususnya deep learning, membuka peluang baru dalam praktik asesmen yang lebih adaptif, otomatis, dan analitis. Artikel ini bertujuan menganalisis tren, tantangan, dan prospek asesmen berbasis deep learning dalam pembelajaran ekonomi SMA melalui kajian literatur kualitatif. Sumber data diperoleh dari artikel ilmiah dan laporan riset dalam kurun waktu 2015–2025 yang relevan dengan asesmen, deep learning, dan pendidikan ekonomi. Hasil kajian menunjukkan adanya tren penerapan deep learning pada asesmen adaptif, analisis jawaban esai, deteksi miskonsepsi, dan learning analytics. Namun, implementasi di SMA menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital guru, serta isu etika dan bias data. Meski demikian, prospeknya menjanjikan karena sejalan dengan arah Kurikulum Merdeka dan kebutuhan asesmen abad ke-21. Artikel ini merekomendasikan pengembangan model asesmen berbasis deep learning yang kontekstual dengan mata pelajaran ekonomi serta pelatihan guru untuk meningkatkan literasi digital.