Penelitian ini mempunyai latar belakang pembelajaran ditekankan pada pemberian informasi melalui strategi deduktif, tanpa memberi kesempatan memperoleh informasi secara langsung, nilai siswa kurang memuaskan. Tujuan penelitian adalah mengetahui keefektifan penggunaan pendekatan keterampilan proses dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar. Penelitian dilakukan dengan tiga siklus setiap siklus dua pertemuan melalui proses pengkajian berdaur dengan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data hasil belajar diperoleh menggunakan perangkat tes objektif, sementara data opini siswa mengenai peran media dikumpulkan melalui angket dan wawancara. Data motivasi belajar dikumpulkan melalui lembar observasi, begitu pula data proses pembelajaran yang juga diperoleh dari lembar observasi. Dari penelitian diperoleh data studi awal ada 7 siswa termotivasi dalam pembelajaran sekitar 30,43%, setelah pelaksanaan tindakan I ada 12 siswa menyatakan senang terhadap pembelajan, dengan persentase 52,17 % setelah pelaksanaan tindakan II ada 17 siswa sekitar 73,91% yang menyatakan senang terhadap pembelajaran. Pada tindakan III mencapai 100 % siswa senang terhadap pembelajaran. Ketuntasan belajar pada studi awal hanya 6 dari 23 siswa atau 26,09%, dengan rata-rata nilai 56,52.Siklus I ketuntasan belajar menjadi 17 siswa nilai rata-rata kelas 65,65 selanjutnya siklus II nilai rata-rata menjadi 74,78.Siklus III nilai rata-rata kelas 86.09 ketuntasan belajar 100%. Dari data tersebut, dapat ditarik simpulan bahwasanya penggunaan pendekatan keterampilan proses terbukti dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar.