Wanda Ayu Elpandari
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SETARA TETAPI BERBEDA: TANTANGAN PEREMPUAN DI ERA KONTEMPORER DALAM PEMIKIRAN MURTHADA MUTHAHARI Wanda Ayu Elpandari; Abd. Rahman Hamid , Sudarman , Muhammad Akmansyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26701

Abstract

Isu kesetaraan gender dan peran perempuan dalam masyarakat kontemporer terus menjadi perdebatan, khususnya dalam menghadapi tantangan globalisasi dan modernitas. Dalam konteks ini, pemikiran Murthada Muthahari, seorang intelektual Muslim kontemporer, menawarkan pendekatan yang menyeimbangkan antara kodrat biologis dan nilai kesetaraan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran Muthahari mengenai perempuan dan kesetaraan gender, serta menilai relevansinya terhadap tantangan yang dihadapi perempuan di era kontemporer. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis dan interpretasi filosofis terhadap karya-karya utama Muthahari sebagai literature primer, serta karya-karya dari jurnal, buku dan karya ilmiah lainnya sebagai literature sekunder yang relevan. Hasil kajian menunjukan bahwa Muthahari mengusung konsep “setara tetapi berbeda”, yaitu kesetaraan dalam nilai kemanusiaan, namun tetap mengakui perbedaan kodrati sebagai dasar keadilan. Pemikirannya menolak subordinasi perempuan sekaligus mengkritik feminisme liberal yang mengabaikan fitrah gender. Dalam pembahasan, konsep Muthahari dipandang mampu menjembatani antara nilai-nilai Islam dengan tuntutan kesetaraan gender kontemporer secara adil, rasional, dan tidak ekstrem. Dengan demikian, kontribusi pemikiran Muthahari dapat dijadikan dasar atas dalam merumuskan relasi gender yang berkeadilan di tengah perubahan sosial global.