Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Parenting Geometrical Assemble Of Mini-Wooden Ship Learning Training Adobe Design To Develop Affection In Avoiding Violence Abuse For Children Fina Rahmatika; Wirawan Pamuji
CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAI Sultan Muhammad Syafiuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cbjis.v6i2.3699

Abstract

form after assembled one another. And it may assume to raise a student logical pattern in assembling for measuring rationality of thinking for elementary children in assembling the shapes into new complete forms of a ship simulation building with adobe design. The Research applies Development Design to create planning for elementary school levels in order that reforming shapes into a new form building and arranged by parents to plan it in order to create affection towards parents to impulse care domination for their children for avoiding abuse with practicing parents to make affection towards emotional acceleration. Geometrical Assemble is alike to measure Student abilities to test their logical platforms in assembling new complete forms in creating it after understanding the shapes of the geometrical forms at all conducted by the parents
Peningkatan Kesadaran Etika Sosial Masyarakat Melalui Kegiatan Edukatif Berbasis Komunitas : Pengabdian Laifa Fusvita; Khaerul; St. Rahmah; Rosalia Irawaty; Fina Rahmatika
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5571

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kegiatan edukatif berbasis komunitas dalam meningkatkan kesadaran etika sosial masyarakat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi tahap identifikasi kebutuhan dan analisis situasi sosial, perencanaan program, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan edukatif, praktik sosial kolektif, pendampingan dan monitoring, serta evaluasi dan refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan edukatif berbasis komunitas yang dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan menunjukkan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya etika sosial. Pada awalnya, etika dipahami secara terbatas sebagai aturan kesopanan dalam interaksi sehari-hari. Namun, melalui proses pembelajaran, diskusi, dan pengalaman bersama, masyarakat mulai memaknai etika sebagai nilai yang mencakup penghormatan, empati, tanggung jawab, serta kemampuan menjaga hubungan sosial yang sehat. Perubahan tersebut tidak hanya terjadi pada tataran pengetahuan, tetapi juga tercermin dalam sikap dan perilaku, seperti meningkatnya kesadaran untuk saling menghargai, kepedulian sosial, serta kemampuan mengendalikan diri dalam berinteraksi. Dampak lainnya terlihat pada terciptanya lingkungan sosial yang lebih harmonis, meningkatnya partisipasi dalam kegiatan komunitas, serta munculnya individu yang menjadi teladan sosial. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi dalam membentuk budaya sosial yang lebih positif, memperkuat kohesi masyarakat, dan mendorong terbentuknya nilai kebersamaan yang berkelanjutan.