Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Improving Junior High School Students' Response and Science Learning Outcomes in Special Sports Class Through Animated Learning Media Elbadiansyah; Masyni; Maulana, Achmad
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 7 (2024): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i7.7378

Abstract

This research aims to improve student responsiveness and science learning outcomes in special sports classes by using animated learning media. Through this research, it is hoped that student responses during teaching and learning activities will increase and science learning activities will become enjoyable so that ultimately, they can improve science learning outcomes. This research is a three-cycle Classroom Action Research. Each cycle consists of four stages. The research subjects were 36 class VIII students (special sports class) at one of the state junior high schools in Samarinda. The research instruments used were student responsiveness observation sheets during teaching and learning activities, learning activity observation sheets, and learning outcomes instruments (post-test questions). The resulting data is then analyzed for the average value. In the first cycle learning outcomes reached 42% and student responsiveness to teacher activities in teaching and learning was only 56% (less). In cycle 2 learning outcomes reached 72% and student responsiveness to teacher activities in teaching and learning increased to 68%. In cycle 3 the science learning results for the special sports class finally reached classical completeness of 88% and responsiveness to teacher activities in teaching and learning reached 93% (exceeding the classical completeness standard). The results of this research show that animated learning media can improve responsiveness and science learning outcomes in special sports classes.
Comparison of Physical Education Learning Motivation between The Science Department and The Social Sciences Department Elbadiansyah; Masyni; Fatchurahman , Reza; Saputra, Irwan Hadi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 7 (2024): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i7.7379

Abstract

This study aims to determine whether there are differences in motivation to study physical education between science majors and social studies majors at SMA Negeri 1 Subang. The research method used is non-experimental (ex post facto) with a comparative design, namely the research is directed to compare one sample group with another group. In this study, researchers wanted to compare the level of motivation to learn science majors with social studies majors at SMA Negeri 1 Samarinda. The population in this study were students of class XII IPA and XII IPS SMA Negeri 1 Samarinda, totaling 364 students with a sample taken of 20% of the population, namely 69 respondents. The instrument used in this study was a motivational questionnaire which was tested for validity and reliability by the author with the results of 25 valid items out of 27 existing item items and a reliability level of 0.902. In this study, the hypothesis was tested using the independent sample t-test formula with a result of 0.002 < 0.05, so with these results there was a significant difference between the motivation to study physical education majoring in science and social studies at SMA Negeri 1 Samarinda (exceeding the classical completeness standard). The results of this research show that animated learning media can improve responsiveness and science learning outcomes in special sports classes.
Integrative Learning Model in Pediatric and Sorches on Athletics Materials with Science Education Biology Materials for Junior High School Students Elbadiansyah; Masyni; Rohadi, Muhamad; Sugiarto, Agung
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 7 (2024): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i7.7380

Abstract

This research aims to produce an integrative learning model for junior high school students that is suitable for use. The integrative learning model is expected to be used by physical education teachers in teaching and learning activities. This development research was carried out by adapting the following research steps: data collection, analysis of the information collected, development of initial product draft, expert validation and revision, small-scale trials and revisions, large-scale field trials and revisions, and final product creation. A small-scale trial was carried out on 25 students of SMP Negeri 1 Samarinda. Large-scale trials were carried out on 31 students of SMP Negeri 2 Samarinda, SMP Negeri 3 Samarinda, and SMP Negeri 4 Samarinda. Data collection instruments are interview guides, field notes, validation value scales, teacher participation, student responses, performance tests and knowledge tests. Data analysis uses qualitative and quantitative descriptive analysis. The results of this research are in the form of a guidebook containing syntax (steps), assessment forms, 6 integrative games, and plans for implementing appropriate and effective learning.
MANAJEMEN INOVASI PEMBELAJARAN EFEKTIF DI SMP NEGERI 4 SAMARINDA ( Studi Kasus Di SMP Negeri 4 Samarinda) Masyni
CENDIKIA Vol 5 No 1 (2021): Cendekia
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk meningkatkan daya saing sekolah tersebut sebagai sekolah yang efektif diperlukan inovasi pembelajaran dengan manajemen yang tepat. Untuk itu,penelitian ini bertujuan menemukan: (1), konsep inovasi pembelajaran,(2), implementasi fungsi-fungsi manajemen inovasi pembelajaran dan (3), implikasi manajemen inovasi pembelajaran. Menghasilkan temuan yang diperoleh dari data-data yang dikumpulkan melalui tehnik observasi partisipasi wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Instrumen penelitian dalam disertasi ini adalah peneliti sendiri sebagai key instrument, sedangkan yang menjadi informan atau sumber data adalah kepala sekolah sebagai informan kunci dan wakil kepala sekolah, bidang kurikulum, koordinator siswa pembelajaran, guru pengajar serta siswa pembelajaran efektif sebagai informan pendukung Data dianalisis teknik analisis data dengan menggunakan teknik deskriptif melalui Analysis Interactive Model, yang terdiri dari koleksi data, reduksi data, penyajian data,dan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan bahwa:(1), konsep inovasi pembelajaran efektif dibangun melalui input yang midle dengan proses pembelajaran yang efektif dan melahirkan output yang efektif. (2) implementasi fungsi-fungsi manajemen inovasi pembelajaran efektif melalui a) desain perencanaan dengan penetapan standar seleksi input, standar proses yang efektif, dan standar output yang efektif, b) pengorganisasian inovasi pembelajaran melalui alokasi waktu, peran dan tugas guru,dan sumber belajar, c) pelaksanaan inovasi pembelajaran melalui, penataan kelas melalui moving class, guru yang terstandar, pengelolaan media berbasis IT dan full day school, d) evaluasi inovasi pembelajaran dengan menggunakan pendekatan tes dan non tes dengan standar mastery learning, dan penilaian kelas yang high competition, dan (3) implikasi manajemen inovasi pembelajaran meliputi sIstem pengelolaan pembelajaran semakin integratif,standar kualifikasi guru semakin baik, dan reputasi sekolah semakin meningkat. (4) Penerapan manajemen inovasi pembelajaran efektif di SMPN Samarinda terdapat beberapa kendala yang memerlukan upaya untuk mengatasi masalah di lapangan.
PENERAPAN MANAJEMEN MUTU TERPADU DI SMAN 1 MUARA PAHU KABUPATEN KUTAI BARAT Masyni
CENDIKIA Vol 6 No 2 (2023): Cendekia
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana penerapan MMT ditinjau dari: 1).Perencanaan,. 2). Pelaksanaan, 3). Pengawasan dan 4). Pengevaluasian serta 5). Kendala dan Solusi Penerapan Mutu Terpadu di SMAN 1 Muara Pahu Kabupaten Kutai Barat, dalam mewujudkan lembaga pendidikan yang berprestasi. Penelitian ini menggunakan metode kasus dengan prosedur pengumpulan data yang menggunakan beberapa teknik yang mencakup: wawancara mendalam, observasi, partisipasi, dan dokumentasi, berupa photografi, pengkajian arsip-arsip sekolah. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi yang dilakukan dengan cross chek data dan informasi, baik dengan triangulasi sumber maupun triangulasi metode. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis siklus Milles Huberman. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa SMAN 1 Muara Pahu Kabupaten Kutai Barat sudah menerapkan MMT mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi untuk mewujudkan lembaga pendidikan berprestasi yang mengacu pada penerapan TQM SNP. Dengan melakukan fungsi Manajemen: 1). Perencanaan: menetapkan visi dan misi sebagai pedoman mutu, komitmen terhadap penyelenggaraan sekolah berstandar SNP, 2). Pelaksanaan: menerapkan kurikulum nasional dan khas lembaga, mengusahakan pendidik dan tenaga kependidikan memiliki kualifikasi minimal S1, mempertahankan adanya kepuasan peserta didik dan orang tua sebagai user sekolah, lulusan diusahakan 100% dan dibekali dengan skill, adanya sarana prasarana yang representatif, pengelolaan pendidikan yang transparan, hubungan sekolah dengan masyarakat sangat dekat, adanya layanan khusus fasilitas penunjang belajar. 3) Pengawasan: melakukan evaluasi diri mengenai kinerja sekolah, serta melaksanakan evaluasi proses pembelajaran setiap akhir semester. 4) Evaluasi: menyusun laporan hasil evaluasi diri sekolah, menyusun skala prioritas kegiatan dan program tindak lanjut terhadap hasil EDS. 5) Mencermati kendala-kendala dalam melaksanakan MMT, dan mengusahakan solusi sehingga bisa mengadakan perbaikan secara terus menerus.
Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah di SMP Negeri 1 Melak Kabupaten Kutai Barat Masyni
CENDIKIA Vol 7 No 1 (2023): Cendekia
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendiskripsikan; (1). Implementasi MBS dalam hal perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. (2) Pemenuhan VIII SNP (3) Peran Stakeholders dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. (4) Kendala dan solusi dalam pemenuhan VIII SNP di SMPN 1 Melak Kabupaten Kutai Barat. Penelitian ini menggunakan metode kasus dengan prosedur pengumpulan data yang menggunakan beberapa teknik mencakup: Observasi, partisipan dan catatan lapangan berdasarkan pedoman observasi. Dokumentasi, berupa photography, dan arsip-arsip sekolah, pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi yang dilakukan dengan cross chek data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis siklus Milles Huberman, proses dimulai reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan Berdasarkan hasil temuan substantif yaitu (1) Implementasi MBS, adalah model “Cooperative Participation Management Based Quality”, (2) Pemenuhan VIII SNP meliputi yaitu: Standar Kelulusan, Standar Isi, Standar Proses, Standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan dan Standar Penilaian, (3) Peran serta stakeholders instrumental participation dan transformative participation (4). Ada beberapa kendala dalam pemenuhan VIII SNP sehingga masih perlu tindak lanjut untuk perbaikan. dalam standar proses; ada kesenjangan 30% tenaga pendidik yang sudah menerapkan pembelajaran berbasis ICT, ada kesenjangan 40% dalam tenaga pendidik melaksanakan pembelajaran kontekstual learning, quantum learning, pembelajaran aktif, kreatif, inovatif, efektif dan menyenangkan, cooperative learning serta solusinya dengan melaksanakan supervisi akademik terhadap proses pembelajaran di dalam kelas, melaksanakan supervisi akademik terhadap proses pembelajaran di dalam kelas, menekankan penguatan kemandirian dan spirit partisipasi masyarakat mencapai mutu MBS
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SHOOTING SEPAK BOLA MELALUI GAYA MENGAJAR INKLUSI PADA SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 6 LOA KULU TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Masyni; Pujo Triyono
CENDIKIA Vol 8 No 2 (2025): CENDEKIA
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena masih rendahnya kemampuan shooting sepak bola pada siswa kelas VIII A, pada saat pelaksanaan, banyak siswa yang masih belum memahami teknik-teknik dasar melakukan shooting dalam sepak bola. Sewaktu melakukan shooting siswa sering melakukan kesalahan terutama pada saat melakukan sikap awal dan berkenaan dengan bola, kemudian arah bola yang selalu lari dari target atau tidak tepat sasaran. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar shooting sepak bola melalui gaya mengajar inklusi pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 6 Loa Kulu tahun pelajaran 2020/2021. Dengan jumlah sampel sebanyak 30 siswa yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Untuk memperoleh data dalam penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Pertemuan dalam penelitian ini berjumlah 9 kali pertemuan dan setiap pertemuan menujukkan tahapan proses pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dengan materi shooting sepak bola dan dilaksanakan dalam tiga siklus, data-data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif, dengan menggunakan rumus presentase dan rata-rata pada setiap siklus terdiri dari empat langkah yaitu Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, dan Refleksi. Hasil penelitian ada 2 indikator aspek ketercapaian yang di ukur dalam penelitian ini dari aspek ketecapaian yang sudah dirumuskan di atas diketahui pada siklus I keterampilan shooting sepak bola menggunakan gaya mengajar inklusi 56.6%, pada siklus II keterampilan shooting sepak bola menggunakan gaya mengajar inklusi 73.3%, pada siklus III keterampilan shooting sepak bola menggunakan gaya mengajar inklusi 86.7, dengan peningkatan hasil belajar belajar shooting sepak bola sebesar 52.9%. Menggunakan gaya mengajar inklusi dapat meningkatkan hasil belajar shooting sepak bola pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 6 Loa Kulu tahun pelajaran 2020/2021
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI, KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KOORDINASI MATA-TANGAN TERHADAP KETEPATAN SMASH BOLAVOLI Masyni
CENDIKIA Vol 6 No 1 (2022): Cendikia Volume 12 Nomor 01 Juni 2024
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk..mengetahui hubungan kekuatan otot tungkai, kekuatanotot lengan dan koordinasi-mata-tangan terhadap ketepatan smash bolavoli. Jenispenelitian yang digunakan adalah penelitian survai dengan studi korelasional.Teknikkanalisis dataayanggdigunakan adalah analisis deskriptif, uji asumsi klasikdannanalisis jalur dengan taraf sig α00,05. Adapun hasil pengujian penelitianmenunjukkan bahwa; (1) terdapat hubungan positif antara kekuatan otototungkai dankoordinasi mata-tangan pada peserta ekstrakurikuler bolavoli dengan nilai beta 0,452nilai sig 0,009< α.0,05; (2) terdapat hubungan positif antara kekuatan otot lengan dankoordinasi mata-tangan pada peserta ekstrakurikuler bolavoli dengan nilai beta 0,557dengannnilai sig 0,002< α.0,05; (3) terdapat pengaruh positif kekuatan otot tungkai danketepatan smash pada peserta ekstrakurikuler bolavoli dengan nilai beta 0,627 dan nilaisig 0,001< α.0,05; (4) terdapat hubungan antara kekuatan otottlengan dan ketepatansmash pada peserta ekstrakurikuler bolavoli dengan nilai beta -0,377 dan nilai sig0,043< α.0,05; (5) terdapat hubungan positif antara koordinasi mata-tangan danketepatan smash pada peserta ekstrakurikuler bolavoli dengan nilai beta 0,681dengannnilai sig 0,010< α.0,05; (6) terdapat hubungan kekuatan otot tungkai danketepatan smash melalui koordinasi mata-tangan pada peserta ekstrakurikuler bolavolidengan nilai beta 0,307 dengan nilai.sig 0,000< α.0,05; (7) terdapat hubungan antarakekuatan otot lengan dan ketepatan smash melalui koordinasi mata-tangan pada pesertaekstrakurikuler bolavoli dengan nilai beta 0,379ddengan nilai.sigo0,000< αα0,05.