Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ABRI DALAM PERSPEKTIF BAKRI SYAHID: INTERPRETASI SURAT ASH-SHAFF AYAT 11 DALAM KITAB AL-HUDA Dawam Mulahdori; Aniatul Fukoroh; Andi Rosa
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini mengkaji peran Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) dalam perspektif bakri syahid, dengan fokus pada interpretasi Surat ash-Shaff ayat 11 dalam Tafsir Al-Huda. Penelitian ini menggunakan metode analisis tafsir yang menekankan pada ciri khas Tafsir Al-Huda, yaitu pendekatan kontekstual dan relevansi sosial yang mengaitkan teks-teks Al-Qur'an dengan realitas kehidupan masyarakat Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakri syahid dalam Tafsir Al-Huda dipahami sebagai pengabdian yang tulus dan komitmen untuk melindungi bangsa, di mana ABRI berperan sebagai garda terdepan dalam mewujudkan nilai-nilai tersebut. Dengan demikian, pemahaman ini memberikan landasan bagi ABRI untuk menjalankan tugasnya dengan semangat pengabdian yang tinggi, serta menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai spiritual dalam setiap aspek tugas kenegaraan.
Moderasi Beragama Dalam Dunia Fashion: Tinjauan Tafsir Al-Mizan Karya Thabathaba’i Pada Surat Al-Ahzab Ayat 59 Dawam Mulahdori; Afifah Syawalia Arifin; Muhammad Rifqi Nurfadilah; Andi Rosa
Jurnal Studi Ilmu Alquran dan Tafsir Vol. 1 No. 2 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jsiat.v1i2.128

Abstract

Penelitian ini membahas moderasi dalam dunia fashion khususnya hijab berdasarkan Tafsir Al-Mizan karya Thabathabai pada Surat Al-Ahzab Ayat 59. Tafsir Al-Mizan dikenal dengan pendekatan filosofis dan rasional yang mengintegrasikan aspek teologis dan sosial, menekankan konteks historis dan linguistik untuk memahami ayat-ayat Al-Qur'an. Thabathabai menggunakan metode analisis kritis yang menggabungkan tafsir bil ma'tsur dan tafsir bil ra'yi, mempertimbangkan aspek sosial dan budaya. Penelitian ini merumuskan beberapa pertanyaan kunci, di antaranya: apa makna hijab dalam konteks ayat ini, bagaimana pandangan moderasi dalam busana Muslim, serta relevansi ajaran hijab dalam masyarakat modern. Maka dari itu, pada penelitian ini menunjukkan bahwa hijab berfungsi sebagai simbol kesopanan dan identitas yang sebaiknya diterapkan secara moderat, baik dalam penampilan fisik maupun sikap, dan tetap relevan jika dipahami dengan mendalam tanpa terjebak pada interpretasi yang kaku. Penulis menyarankan agar selanjutnya penafsiran hijab juga memperhatikan konteks sosial dan budaya yang dinamis untuk mendukung penerapan yang moderat dan inklusif.