Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam Peningkatan Layanan Kesehatan Lansia Di Nagori Marjandi Pisang Mentari Sitio; Maisyaroh Purba; Robby A. Naibaho; Enjelia R.Sipayung
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penyusunan jurnal ini guna meninjau bagaimana teknologi informasi dan komunikasi memegang peranan pokok dalam pelayanan kesehatan terutama bagi lansia (lanjut usia). Dimana jurnal ini akan berfokus pada obesrvasi dan hasil wawancara dari beberapa lansia sebagai objek dan pelayanan kesehatan yang dipengaruhi oleh TIK sebagai subjek dalam penelitian ini. Model penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif serta pengumpulan data lewat observasi dan wawancara. Hasil akhir didapat bahwa para lansia di Nagori Marjandi Pisang belum sepenuhnya memperoleh akses kesehatan di desa tersebut akibat tantangan dan hambatan pada keterbatan teknologi, informasi dan komunikasi di Desa tersebut.
EVALUASI SISTEM PENUMPUKAN SAMPAH DAN UPAYA OPTIMALISASI PENGELOLAAN DI TPA TANJUNG PINGGIR Anisa Nur Febiola; Dedek Zulkarnain; Mentari Sitio; Maisyaroh Purba; Robby Anggara Naibaho; Enjelia Rodame Sipayung; Vionalia Theresia Samosir
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan permasalahan klasik yang terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas manusia. Kota Pematangsiantar di Sumatera Utara menghadapi persoalan serius terkait pengelolaan sampah, khususnya di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tanjung Pinggir yang masih menggunakan sistem open dumping. Sistem ini menimbulkan berbagai dampak negatif seperti pencemaran lingkungan, potensi penyakit akibat lingkungan (PAE), konflik sosial, dan ketimpangan akses terhadap hak atas lingkungan yang sehat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, untuk menggali perspektif warga serta evaluasi kebijakan pemerintah terkait pengelolaan TPA. Hasil temuan menunjukkan lemahnya sistem tata kelola, rendahnya partisipasi warga, serta tidak adanya perlindungan hukum bagi kelompok terdampak. Selain itu, kebijakan yang dijalankan belum memenuhi prinsip keadilan ekologis dan keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan sistem pengelolaan sampah melalui penerapan sanitary landfill atau controlled landfill, edukasi masyarakat, serta kolaborasi multisektor yang berpihak pada warga terdampak. Penataan ulang TPA harus dilakukan dengan prinsip partisipatif dan integratif guna menciptakan lingkungan yang sehat, adil, dan berkelanjutan.