Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peran Komunitas SASUDE dalam Meningkatkan Kreativitas Anak di Tengah Kondisi Sosial Ekonomi Bantaran Sungai Deli Shintia Malau; Nurintan Nurintan; Farhan Fauzan Ahdaputra; Rusniatri Hasugian; Ipantri Naibaho
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bantaran Sungai Deli di Kota Medan menghadapi berbagai tantangan sosial ekonomi, seperti kemiskinan dan keterbatasan akses pendidikan. Komunitas SASUDE (Sanggar Anak Sungai Deli) hadir untuk memberdayakan anak-anak melalui pengembangan kreativitas. Penelitian ini menganalisis peran SASUDE dalam meningkatkan kreativitas anak dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program edukatif, seperti kelas seni, literasi, dan permainan edukatif, berkontribusi dalam meningkatkan kreativitas, problem-solving, dan kepercayaan diri anak-anak. Selain itu, SASUDE menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan mereka. Dengan pendekatan berbasis kreativitas, komunitas ini berperan signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak bantaran Sungai Deli dan dapat menjadi model pemberdayaan bagi daerah lain dengan kondisi serupa.
Mengidentifikasi Permasalahan dalam Pengembangan Materi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Oleh Guru Kelas 8 di SMP Parulian 2 Medan Nurintan Nurintan; Anas Fela Naibaho; Feny Cristanti Siburian; Rusniatri Hasugian; Abdi Eralisasi Harefa; Rud Sahanaia Sari Nona; Grace Indah Situmeang; Lasmauli T.G Marpaung
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi oleh guru kelas 8 dalam pengembangan dan penyampaian materi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SMP Parulian 2 Medan serta merumuskan solusi untuk mengatasi kendala tersebut. Materi IPS yang kompleks sering kali menjadi tantangan bagi guru, terutama dalam aspek perencanaan, penggunaan media pembelajaran, dan relevansi dengan karakteristik siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama meliputi metode pengajaran yang monoton, keterbatasan sumber belajar, minimnya penggunaan model pembelajaran inovatif, serta kurangnya integrasi nilai-nilai dan kearifan lokal dalam materi. Selain itu, keterbatasan waktu, biaya, serta kemampuan guru dalam mengembangkan materi turut menjadi faktor penghambat. Sebagai solusi, pendekatan personal terhadap siswa, pembelajaran berdiferensiasi sesuai gaya belajar siswa, serta pemanfaatan media pembelajaran yang menarik diusulkan untuk meningkatkan efektivitas pengajaran IPS. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan inklusif untuk meningkatkan kualitas pendidikan IPS.
Spiritualitas Nilai Ketuhanan Dalam Etika Bermoral Mahasiswa Pendidikan Geografi Di Universitas Negeri Medan Abdi Eralisasi Harefa; Nurintan Nurintan; Anas Felas Naibaho; Grace Indah Situmeang; Grace Holyvia Juniadsari Dachi; Delon Sitompul
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Negeri Medan merupakan lembaga pendidikan tinggi yang menerima mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya dan agama. Keberagaman tersebut berimplikasi pada bagaimana mahasiswa memaknai dan menerapkan nilai-nilai ketuhanan dalam kehidupan akademik dan sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan keterkaitan spiritualitas dan moralitas mahasiswa dalam kehidupan perkuliahan, Lokasi penelitian di Universitas Negeri Medan yang beralamat di Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Universitas Negeri Medan, Sampel yang dipilih secara acak mewakili berbagai karakteristik mahasiswa di sekitar Unimed, Jenis Kelamin, Fakultas dan Jurusan, Teknik pengumpulan data dengan cara survei kuesioner dan analisis data sekunder Lingkungan akademik di pendidikan geografi unimed secra umum dianggap mendukung penerapan nilai ketuhanan dalam etika akademik, dengan 55,6 % responden merasa sangat dukung.
Analisis Location Quotient (LQ) dalam Menentukan Sektor Basis dan Non Basis di Kabupaten Karo Shintia Malau; Nurintan Nurintan; Feny Cristanti Siburian; Joey Athana Sembiring; Mulhady Putra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan ekonomi daerah bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kesenjangan. PDRB menjadi indikator penting dalam menilai pertumbuhan ekonomi dan struktur sektoral. Pendekatan sektor unggulan, seperti metode Location Quotient (LQ), mengidentifikasi sektor basis sebagai pendorong ekonomi. Penelitian ini menganalisis sektor basis dan non-basis di Kabupaten Karo guna memahami penggerak utama ekonominya.Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan deskriptif untuk menganalisis struktur ekonomi Kabupaten Karo melalui metode Location Quotient (LQ). Data sekunder dari BPS dianalisis guna mengidentifikasi sektor basis dan non-basis berdasarkan PDRB. LQ menunjukkan sektor unggulan yang berkontribusi besar terhadap ekonomi lokal dibandingkan provinsi, guna mendorong pembangunan berkelanjutan.Selama lima tahun, enam sektor di Kabupaten Karo tergolong sektor basis karena nilai LQ 1, dengan sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebagai sektor unggulan. Prinsip geografi korologi menjelaskan keterkaitan kondisi fisik dan sosial wilayah, seperti topografi dan iklim, yang mendukung dominasi sektor ini sebagai penggerak utama ekonomi daerahSektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan di Kabupaten Karo merupakan sektor basis dan unggulan dengan LQ tertinggi (2,59) selama 2019–2023. Prinsip korologi menunjukkan bahwa kondisi geografis dan budaya lokal mendukung dominasi sektor ini. Komoditas unggulan dan infrastruktur yang berkembang menjadikan Karo lumbung pangan utama Sumatera Utara, menyuplai 65% kebutuhan provinsi.
Analisis Tingkat Partisipasi Pemilih dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2024 di Kalangan Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Negeri Medan Sahala Fransiskus Marbun; Nurintan Nurintan; Abdi Eralisasi Harefa; Rud Sahanaia Sari Nona; Grace Indah Situmeang
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis tingkat partisipasi pemilih di kalangan mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Negeri Medan pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2024. Menggunakan kuisioner online untuk mengumpulkan data dari 150 responden, hasil menunjukkan bahwa 93% mahasiswa menggunakan hak pilih mereka. Faktor utama yang mendorong partisipasi adalah keyakinan bahwa suara mereka berpengaruh dan ketertarikan terhadap visi-misi calon. Selain itu, mahasiswa lebih mengutamakan aspek rasional dalam menentukan pilihan politik, seperti program kerja dan rekam jejak calon. Temuan ini menggambarkan bahwa mahasiswa memiliki kesadaran politik yang tinggi dan berperan aktif dalam proses demokrasi, yang penting untuk masa depan demokrasi di Indonesia.
Analisis Spasial Kerentanan Kabupaten Mandailing Natal Terhadap Bencana Tsunami dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis Grace Indah Situmeang; Nurintan Nurintan; Rud Sahanaia Sari Nona; Melani Astika Rahayu
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan tsunami di Kabupaten Mandailing Natal dengan pendekatan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan mengintegrasikan lima parameter fisik dan lingkungan, yaitu kemiringan lereng, elevasi, tutupan lahan, jarak dari sungai, dan jarak dari pantai. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari instansi resmi dan diolah melalui proses standarisasi peta serta klasifikasi parameter. Setiap parameter diberi skor dan bobot menggunakan metode Weighted Overlay Analysis untuk menghasilkan indeks kerentanan tsunami. Selanjutnya, hasil analisis diklasifikasikan ke dalam lima kelas kerentanan, yaitu sangat rendah, rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan kerentanan tinggi hingga sangat tinggi terkonsentrasi di zona pesisir barat yang memiliki elevasi rendah, lereng datar, jarak dekat dengan pantai, serta dominasi permukiman. Sebaliknya, wilayah tengah dan timur yang didominasi kawasan perbukitan menunjukkan tingkat kerentanan rendah hingga sangat rendah. Temuan ini memperlihatkan bahwa risiko tsunami di Kabupaten Mandailing Natal bersifat lokal dan signifikan pada kawasan pesisir. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan mitigasi bencana dan penataan ruang wilayah pesisir.