Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran orang tua dalam edukasi seksual terhadap pemahaman dan perilaku anak-anak generasi Gen-Alfa, yang tumbuh di era digital dengan akses luas terhadap informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional, menggunakan kuesioner sebagai instrumen utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif orang tua dalam memberikan edukasi seksual secara signifikan memengaruhi pemahaman anak terhadap seksualitas, serta membantu mereka mengembangkan sikap yang sehat dan bertanggung jawab. Faktor budaya, komunikasi terbuka, serta pengetahuan orang tua menjadi penentu efektivitas dalam penyampaian informasi seksual yang sesuai usia.Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa kurangnya keterlibatan orang tua sering kali menyebabkan anak-anak mencari informasi dari sumber yang tidak terpercaya, seperti media sosial atau situs internet yang tidak terverifikasi, yang dapat membentuk pemahaman keliru dan perilaku berisiko. Edukasi seksual yang dilakukan sejak dini, dengan pendekatan yang sesuai usia dan kebutuhan perkembangan anak, terbukti mampu membangun kesadaran diri, empati, serta keterampilan sosial yang penting dalam menjalin relasi sehat di masa remaja dan dewasa.Penelitian ini memberikan rekomendasi strategi kepada orang tua dalam menghadapi tantangan mendidik generasi Gen-Alfa, antara lain melalui peningkatan literasi digital, pelatihan komunikasi interpersonal dalam keluarga, serta kolaborasi dengan tenaga pendidik dan profesional kesehatan. Kata Kunci : : Edukasi Seksual, Orangtua, Gen-Alpha