Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perbandingan Waktu Tunggu Pasien Umum dan BPJS di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi Yulvina; Yeyen Gustina Irawan; Vina Dwi Lestari
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.154

Abstract

Waktu tunggu merupakan salah satu indikator penting dalam menilai mutu pelayanan kesehatan, di mana perbedaan sistem administrasi antara pasien umum dan BPJS dapat memengaruhi kecepatan pelayanan farmasi di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan waktu tunggu pelayanan farmasi antara pasien umum dan pasien BPJS di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif dan pendekatan eksplanatori. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari 196 responden yang terbagi secara merata antara dua kelompok pasien. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas dan homogenitas yang menunjukkan data tidak berdistribusi normal, sehingga dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Hasil analisis menunjukkan nilai p-value sebesar 0.017 (? = 0.05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan dalam waktu tunggu antara pasien umum dan pasien BPJS. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat perbedaan waktu tunggu yang signifikan antara kedua kelompok pasien, yang menunjukkan perlunya evaluasi terhadap sistem pelayanan farmasi untuk meningkatkan efisiensi dan kepuasan layanan.
Analisis Persepsi Pasien Rawat Jalan Terhadap Minat Kunjungan Ulang Pasien di UPTD Puskesmas Talang Banjar Hadi Achmad; Yeyen Gustina Irawan; Renny Afriany N
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.202

Abstract

Pelayanan kesehatan yang berkualitas merupakan faktor penting dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pasien rawat jalan terhadap minat kunjungan ulang di UPTD Puskesmas Talang Banjar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan melibatkan 100 responden yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta K-Means clustering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi tangibles dan empathy memperoleh penilaian paling baik, sedangkan reliability dan responsiveness masih dinilai kurang. Sebanyak 63% pasien menyatakan berminat untuk kembali berobat, sementara 37% lainnya tidak berminat. Berdasarkan hasil uji K-Means ditemukan klaster 1 terdiri dari responden yang memberikan penilaian kurang pada seluruh dimensi. Klaster 2 mencakup responden dengan penilaian cukup pada semua dimensi. Sementara itu, Klaster 3 mencakup responden yang memberikan penilaian baik pada seluruh dimensi kualitas pelayanan.Kesimpulan penelitian bahwa hasil analisis cluster menunjukkan adanya tiga segmen persepsi pasien terhadap pelayanan. persepsi pasien terhadap kualitas pelayanan di UPTD Puskesmas Talang Banjar sangat berpengaruh terhadap minat kunjungan ulang. Dimensi pelayanan yang paling dinilai baik oleh pasien adalah tangibles dan empathy, sementara dimensi reliability dan responsiveness masih perlu ditingkatkan.
TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP MUTU PELAYANAN FASILITAS RAWAT INAP RSUD H. ABDUL MANAP KOTA JAMBI Pasha Aprilizi Azahra; Erna Elfrida Simanjuntak; Yeyen Gustina Irawan
Journal of Hospital Administration and Management (JHAM) Vol 7 No 1 (2026): Journal of Hospital Administration and Management (JHAM)
Publisher : LPPM Universitas Awal Bros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54973/jham.v7i1.961

Abstract

Patient satisfaction is an important indicator in assessing the quality of healthcare services provided by hospitals. This study aimed to determine the level of patient satisfaction with the quality of inpatient facility services at H. Abdul Manap Regional General Hospital, Jambi City, based on the five dimensions of Service Quality (SERVQUAL), namely tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. This study employed a quantitative method with a descriptive research design. The study population consisted of 4,764 patients, with a sample of 98 respondents selected using an accidental sampling technique. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using descriptive statistics. The results showed that the overall mean score of patient satisfaction was 4.31, indicating a very satisfied category. Based on the SERVQUAL dimensions, the mean scores were 4.17 for tangibles (satisfied), 4.27 for reliability, 4.36 for responsiveness, 4.39 for assurance, and 4.36 for empathy (all categorized as very satisfied except tangibles). The assurance dimension achieved the highest mean score, while tangibles had the lowest. Overall, patients were very satisfied with the quality of inpatient facility services. Therefore, the hospital is expected to maintain its service quality while continuously improving its physical facilities to enhance patient satisfaction.
Hubungan Kepatuhan Hand Hygiene terhadap Mutu Pelayanan (Dimensi Keselamatan) di Puskesmas Koni Kota Jambi Aulia, Sarah Nasywa Aulia ZY; Yeyen Gustina Irawan; Anvika Adha Taufik
Indonesian Journal of Hospital Administration Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2026.9(1).29-40

Abstract

Healthcare Associated Infections (HAIs) masih menjadi salah satu tantangan utama dalam sistem pelayanan kesehatan di negara berkembang. Infeksi yang didapat selama proses pelayanan kesehatan ini dapat meningkatkan angka morbiditas, mortalitas, serta memperpanjang lama perawatan pasien. Salah satu upaya paling efektif dalam pencegahan dan pengendalian infeksi adalah penerapan hand hygiene yang konsisten oleh tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepatuhan hand hygiene dengan mutu pelayanan di Puskesmas Koni Kota Jambi. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden sebanyak 41 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat kepatuhan hand hygiene dalam kategori baik (83%), dan mutu pelayanan pada dimensi keselamatan juga berada pada kategori baik. Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan hand hygiene dan mutu pelayanan (p = 0,000) dengan nilai koefisien korelasi ρ = 0,630 yang termasuk dalam kategori hubungan kuat dan positif. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kepatuhan tenaga kesehatan dalam menerapkan hand hygiene, maka semakin baik mutu pelayanan kesehatan pada dimensi keselamatan pasien. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kepatuhan hand hygiene sebagai strategi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan.