p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Unes Law Review JBEST
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Konsep Desentralisasi pada Pelayanan Publik: Studi Kebijakan Pengelolaan Municipal Solid Waste di Jepang Vanya, Irwinda; Nursadi, Harsanto
UNES Law Review Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i2.1563

Abstract

In theory, decentralization is believed to have a good impact on improving public services. Japan is one of the countries that has succeeded in providing public services through granting authority to local governments. This paper discusses the application of the concept of decentralization to public services, particularly municipal solid waste management policies in Japan. The research was conducted on the Japanese government's policy regarding municipal solid waste management. The research method used is normative juridical. The results of the study show that community involvement, dynamic partnerships and funding creativity are the keys to the successful application of the concept of decentralization in municipal solid waste management in Japan. This shows a shift in the meaning of decentralization and the use of New Public Service, New Public Management and New Public Governance perspectives in the application of the concept of decentralization in municipal solid waste management in Japan. The Japanese government defines decentralization as a multidimensional process. To benefit from decentralization, lawmakers need to formulate appropriate configurations and relationships between stakeholders.
Penafsiran Konstitusi Terhadap Peran Badan Usaha Milik Negara Dalam Melaksanakan Hak Menguasai Negara: Studi Kasus Putusan Mahkamah Konstitusi Vanya, Irwinda
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 8, No. 1 (2026): April
Publisher : Politeknik STIA LAN Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32834/jbest.v8i1.1047

Abstract

Dalam perspektif ilmu hukum, keberadaaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak dapat dilepaskan dari amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Selama lebih dari dua dekade terakhir, kerap terjadi perbedaan pemahaman antara pemerintah dengan masyarakat mengenai implementasi Pasal tersebut, khususnya mengenai peran BUMN dalam pengelolaan sumber daya alam serta cabang-cabang produksi menguasai hajat hidup orang banyak dan penting bagi negara. Hal ini apabila tidak dijembatani dengan baik berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum. Penelitian ini dilaksanakan dengan perspektif hukum tata negara dan bertujuan untuk memberikan analisa deskriptif yuridis mengenai makna penguasan negara pada Pasal 33 UUD 1945 dalam kaitannya dengan peran BUMN dalam mengelola sumber daya alam serta cabang-cabang produksi menguasai hajat hidup orang banyak dan penting bagi negara. Hasil penelitian menunjukkan, UUD 1945 tidak menolak ide pelibatan swasta dalam mengelola sumber daya alam serta cabang-cabang produksi menguasai hajat hidup orang banyak dan penting bagi negara namun demikian BUMN tetap perlu menjadi entitas yang diutamakan. Kata Kunci: Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Bisnis Sektor Publik, Konstitusi Ekonomi