This Author published in this journals
All Journal Publikasi Pendidikan
Daely, Ahsani M. Nurhakim
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Guru Bimbingan Konseling Dalam Mengatasi Permasalahan Belajar Siswa Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan Daely, Ahsani M. Nurhakim; Syarkawi, Ahmad
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v15i1.70582

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru Bimbingan Konseling dalam mengatasi permasalahan Belajar Siswa Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan studi dokumentasi sedangkan data dianalisis dengang menggunakan teknik analisis data dari Cresswel. Hasil penelitian menunjukkan peran guru BK dalam mengatasipermasalahan belajar siswa merupakan upaya yang cukup baik dan efektif, karena setelah diterapkannya layanan bimbingan kelompok siswa bisa kembali merasa bahagia, aktif dalam berdiskusi dan tidak merasa cemas ataupun merasa takut. Siswa lebih fokus untuk mengikuti pelajaran yang berlangsung di dalam kelas tanpa ada rasa jenuh dan menjadi lebih akif lagi di dalam mengeluarkan pendapat di depan kelas.Faktor permasalahan belajar yaitu ada dua faktor, yang pertama faktor internal, faktor internal ini muncul dari tuntutan orang tua yang ingin anaknya harus terus berprestasi disekolah sedangkan anak tidak mampu memenuhi keinginan orang tua, dan semakin cemas saat mendapatkan nilai rendah, karena takut dimarahi oleh orang tua. Faktor eksternalnya kak, guru yang sering membedakan murid, sistem belajar yang terlalu monoton tidak bervariasi dan tugas-tugas yang banyak selain itu permasalahan belajar berpengaruh tehadap prestasi belajar siswa, disebabkan faktor karena siswa tidak suka dengan motode pembelajaran yang membuat membuat siswa merasa bosan, dan tidak menyukai guru yang terlalu galak sehingga mengakibatkan siswa-siswi cemas dan tidak sepenuhnya berkonsentrasi dengan penjelasan yang disampaikan guru di depan kelas