., Nursyafitri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDIDIKAN KELUARGA BERBASIS LOKKO’ PADA NUCLEAR FAMILY DI KECAMATAN MAPILLI, POLEWALI MANDAR ., Nursyafitri; ., Jumadi
ALLIRI Journal of Anthropology Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 No.1 Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Mengapa orang tua menerapkan lokko’ sebagai salah satu bentuk Pendidikan keluarga pada nuclear family di Kecamatan Mapilli. (2) Bagaimana bentuk nilai lokko’ dalam pandangan masyarakat Kecamatan Mapilli. (3) Bagaimana praktik penerapan Pendidikan keluarga berbasis nilai lokko’ pada Nuclear family di Kecamatan Mapilli. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 13 orang yang memiliki kriteria camat/pejabat terkait, tokoh masyarakat/adat, masyarakat yang sudah menetap minimal 10 tahun, tenaga pendidik dan keluarga yang menerapkan pendidikan berbasis lokko’. Data yang diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data (display data), dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Alasan para orang tua menerapkan pola pendidikan keluarga berbasis lokko’ dalam keluarga di kecamatan Mapilli, meliputi: (a) pergaulan bebas, (b) sifat lahiriah, (c) motode terbaik dalam mendidik anak, (d) melestarikan nilai lokko’. (2) Bentuk nilai lokko’ dalam pandangan masyarakat kecamatan Mapilli, meliputi: (a) lokko’ lita atau lokko’ pa’banua (hilangnya (malu) martabat negeri, hilangnya (malu) martabat rakyat). (b) Lokko’ palluluareang, pesanganang, pembijangan (hilangnya (malu) martabat keluarga maupun sanak keluarga), (c) lokko’ alawe (hilangnya malu/martabat diri sendiri). (3) Praktik penerapan pendidikan keluarga berbasis lokko’ pada nuclear family di kecamatan Mapilli, meliputi: (a) contoh teladan, (b) memasukkan anak ke sekolah/komunitas berbasis agama, (c) melalui nasihat/pesan todziolo.