Jumadi .
SMA Negeri 1 Kisaran, kab. Asahan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEREMPUAN DALAM GERAKAN KAUM TANI POLONGBANGKENG UTARA KABUPATEN TAKALAR (1998-2015) Buana, Sry; ., Jumadi
PATTINGALLOANG Vol. 3 No. 2 April - Juni 2016
Publisher : Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pattingalloang.v3i2.2371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang keikutsertaan perempuan dalam gerakan petani di Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar, wujud peran perempuan dalam gerakan petani di Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar, pengaruh keikutsertaan perempuan dalam gerakan petani di Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar. Penelitian ini adalah penelitian sejarah yang bersifat deskriftif analisis dengan menggunakan metode sejarah yang melalui tahapan: heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik SDA yang terjadi di Indonesia sejak jaman Belanda telah membawa kesengsaraan bagi perempuan maka sejak saat itu, perempuan sudah menjadi bagian dalam perlawanan perebutan SDA. Perempuan juga terlibat langsung dalam gerakan petani di Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar, yang dilatarbelakangi oleh faktor ekonomi dalam upaya pemenuhan kebutuan hidup. Mereka bersama suami ikut terlibat dalam gerakan baik melalui organisasi STP maupun dalam aksi demonstrasi menghadapi pihak perusahaan yang dikawal oleh aparat Brimob tanpa menunjukkan rasa takut dan gentar sedikitpun perempuan berada di garis terdepan dalam gerakan. Tanpa tanah maka sumber mata pencarian akan hilang, maka jalan yang harus ditempuh adalah melakukan perlawanan untuk merebut kembali lahannya. Hasil dari perjuangan yang dilakukan membuahkan hasil, baik dari segi dampak terhadap peningkatan kesadaran hukum, ekonomi maupun sosial. Kemenangan-kemenangan kecil yang dihasilkan dari perjuangan tak lepas dari keterlibatan perempuan di dalamnya.
PETANI TAMBAK UDANG DI KECAMATAN MINASATE’NE KABUPATEN PANGKEP (2010-2015) Mansyur, Khumairah; ., Najamuddin; ., Jumadi
PATTINGALLOANG Vol. 4, No. 1, April 2017
Publisher : Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.47 KB) | DOI: 10.26858/pattingalloang.v4i2.3870

Abstract

Artikel ini membahas tentang petani tambak udang di Kecamatan Minasate’ne. Faktor yang mendorong dilakukannya usaha tambak udang di Kecamatan Minasate’ne dikarenakan kondisi lingkungan di Kecamatan Minasate’ne sangat mendukung karena cukup banyak lahan tambak. Keberadaan tambak udang di Kecamatan Minasate’ne dapat mensejahterakan kehidupan masyarakat petani tambak, terbukti dengan terjalinnya kerjasama terhadap perusahaan-perusahan kawasan industri yang berada di kota, daerah luar Sulawesi bahkan sampai ke luar negeri. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa petani tambak juga mampu memberikan dampak positif bagi Kabupaten Pangkep, dengan kemajuan tambak udang di Kecamatan Minasate’ne mampu membawa nama Kabupaten Pangkep menjadi kabupaten penghasil udang yang cukup besar serta patut diperhitungkan dalam bidang perikanan khususnya dibidang pertambakan.Kata kunci : Petani Tambak Udang di Kecamatan Minasate’ne Kabupaten Pangkep   
PENDIDIKAN KELUARGA BERBASIS LOKKO’ PADA NUCLEAR FAMILY DI KECAMATAN MAPILLI, POLEWALI MANDAR ., Nursyafitri; ., Jumadi
ALLIRI Journal of Anthropology Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 No.1 Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Mengapa orang tua menerapkan lokko’ sebagai salah satu bentuk Pendidikan keluarga pada nuclear family di Kecamatan Mapilli. (2) Bagaimana bentuk nilai lokko’ dalam pandangan masyarakat Kecamatan Mapilli. (3) Bagaimana praktik penerapan Pendidikan keluarga berbasis nilai lokko’ pada Nuclear family di Kecamatan Mapilli. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 13 orang yang memiliki kriteria camat/pejabat terkait, tokoh masyarakat/adat, masyarakat yang sudah menetap minimal 10 tahun, tenaga pendidik dan keluarga yang menerapkan pendidikan berbasis lokko’. Data yang diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data (display data), dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Alasan para orang tua menerapkan pola pendidikan keluarga berbasis lokko’ dalam keluarga di kecamatan Mapilli, meliputi: (a) pergaulan bebas, (b) sifat lahiriah, (c) motode terbaik dalam mendidik anak, (d) melestarikan nilai lokko’. (2) Bentuk nilai lokko’ dalam pandangan masyarakat kecamatan Mapilli, meliputi: (a) lokko’ lita atau lokko’ pa’banua (hilangnya (malu) martabat negeri, hilangnya (malu) martabat rakyat). (b) Lokko’ palluluareang, pesanganang, pembijangan (hilangnya (malu) martabat keluarga maupun sanak keluarga), (c) lokko’ alawe (hilangnya malu/martabat diri sendiri). (3) Praktik penerapan pendidikan keluarga berbasis lokko’ pada nuclear family di kecamatan Mapilli, meliputi: (a) contoh teladan, (b) memasukkan anak ke sekolah/komunitas berbasis agama, (c) melalui nasihat/pesan todziolo.