Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aplikasi Berbasis Web untuk Pencatatan Pembelian dan Persediaan Barang dengan Metode FIFO (Studi Kasus: Toko Bangunan Lancar Barokah, Cimahi) Tsabitah, Adila Ridha; Widayanti, Asti; Gde Agung, Anak Agung
eProceedings of Applied Science Vol. 10 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Toko Bangunan Lancar Barokah merupakan salah satu perusahaan dagang yang terletak di Cimahi dan bergerak di bidang perdagangan alat dan bahan bangunan. Jenis barang yang dijual adalah material, peralatan, dan perkakas. Toko Lancar Barokah belum menerapkan penggunaan aplikasi dalam proses bisnisnya, sehingga masih menyebabkan terjadinya beberapa kehilangan pencatatan, kekurangan, dan kekosongan stok yang tidak terduga. Tujuan dari aplikasi ini yaitu menangani pengelolaan barang, pengelolaan transaksi pembelian barang kepada supplier, penilaiann persediaan barang menggunakan metode First In First Out (FIFO), dan menghasilkan jurnal umum, buku besar, dan laporan pembelian. Metode yang dilakukan dalam pembangunan aplikasi menggunakan metode SDLC dengan model waterfall. Proses perancangan aplikasi menggunakan rich picture, Business Process Model and Nation (BPMN), Unified Model Language (UML), dan Entity Relationship Diagram (ERD). Aplikasi dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework CodeIgniter dan MySQL untuk pengolahan data. Pengujian aplikasi menggunakan pengujian manual, pengujian aplikasi, dan black box testing. Proyek akhir ini berhasil mengelola master data barang, supplier, jenis barang, dan akun. Selain itu, aplikasi berhasil mengelola persediaan barang dan transaksi pembelian barang kepada supplier. Aplikasi ini juga menghasilkan pencatatan keuangan seperti jurnal umum, buku bear, laporan pembelian, dan kartu stok.Kata Kunci: pembelian, persediaan barang, metode fifo, codeigniter, aplikasi web
Peran Mediasi Work Engagement pada Karyawan di Industri Food & Beverage Tsabitah, Adila Ridha; Putra , Andreas Wahyu Gunawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4757

Abstract

Turnover intention merupakan permasalahan utama dalam industri Food and Beverage (F&B) yang ditandai oleh tingginya tuntutan kerja, intensitas interaksi dengan pelanggan, jam kerja panjang, serta lingkungan kerja yang dinamis dan kompetitif. Kondisi tersebut membuat karyawan rentan mengalami kelelahan kerja dan penurunan keterlibatan, sehingga meningkatkan keinginan untuk meninggalkan organisasi. Oleh karena itu, pengelolaan sumber daya kerja menjadi faktor penting dalam menekan turnover intention. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh technology perceived as a resource dan supervisor support terhadap turnover intention dengan work engagement sebagai variabel mediasi. Penelitian ini didasarkan pada teori Job Demands–Resources (JD-R) yang menekankan bahwa sumber daya pekerjaan, baik teknologis maupun sosial, berperan dalam meningkatkan keterlibatan kerja dan menurunkan niat karyawan untuk keluar dari organisasi. Teknologi yang dipersepsikan sebagai sumber daya membantu meningkatkan efisiensi kerja, sementara dukungan atasan berperan sebagai sumber daya sosial yang memperkuat motivasi karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional. Data dikumpulkan dari 225 karyawan kafe di wilayah Depok, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan melalui kuesioner daring. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan aplikasi AMOS versi 28. Hasil penelitian menunjukkan bahwa technology perceived as a resource dan supervisor support berpengaruh positif dan signifikan terhadap work engagement. Selain itu, work engagement berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention serta berperan sebagai variabel mediasi. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi pemanfaatan teknologi dan dukungan atasan dalam meningkatkan keterlibatan kerja guna menekan turnover intention pada karyawan industri F&B.