Penelitian ini bertujuan untuk implementasi kebiasaan menghafal Al-Qur’an dan doa-doa dalam meningkatkan kemampuan mengingat siswa Di MTs Al-Washliyah Tembung. Kebiasaan menghafal adalah kebiasaan yang biasa dikerjakan dengan mengulang-ulang untuk hal yang sama dan berlangsung tanpa proses berpikir lagi. Tahapan kebiasaan ada enam tahapan yaitu, ber fikir, perekaman, pengulangan, penyimpanan, pengulanagan dan kebiasaan, dalam tahapan berpikir seseorang berfikir, tahapan perekaman seseorang berfikir sesuatu dan otak merekamnya. Tahapan pengulangan seseorang orang berfikir melakukan pengulangan dengan prilaku sama dengan rasa yang sama. Setelah melakukan pengulangan seseorang akan menyimpannya dalam otak dan mengingatnya setiap kali mengahdapi kondisi yang sama. Kebiasaan ini memfokuskan pada hafalan al qur’an dan doa-doa, misalnya seperti surah-surah, doa-doa dan praktik ibadah. Kemampuan mengingat merupakan kemampuan dasar otakdalam menerima informasi. Menurut Santrock, memory is the relation of information overtime though encoding, storage and retrieval. Memori adalah hubungan informasi dari waktu ke waktu melalui penerimaan, penyimpanan dan pengambilan kembali. Kemampuan mengingat memiliki beberapa tahapan yaitu, dalam mengolah satu informasi, yaitu diawali dengan penerimaan informasi itu sendiri. Selanjutnya informasi disimpan guna diolah menjadi suatu pengetahuan. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini penulisan menggunakan penelitian kualitatif dari data yang dihasilkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan ialah reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Penelitian ini dilakukan pada siswa di MTs Al Washliyah Tembung.