Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH METODE MENGAJAR GURU, SUMBER BELAJAR DAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SMPN 06 SINGOSARI MALANG Kowe, Genoveva Lise Dua
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27428

Abstract

Metode mengajar guru, sumber belajar dan media pembelajaran yang kurang bervaritif dapat menyebabkan motivasi belajar siswa yang rendah. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah:1) mengevaluasi perbedaan motivasi belajar siswa antara guru yang menerapkan metode mengajar konvensional dan guru yang menggunakan metode mengajar non-konvensional di SMPN 06 Singosari Malang; 2) Mengevaluasi perbedaan pengaruh motivasi belajar siswa antara guru yang menggunakan sumber belajar yang relevan dengan guru yang tidak menggunakan sumber belajar ;3) Mengevaluasi perbedaan pengaruh motivasi belajar siswa antara guru yang menggunakan media pembelajaran yang bervariatif dengan guru yang tidak menggunakan media pembelajaran di SMPN 06 Singosari Malang. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan sampel penelitian sejumlah 84 siswa. Teknik Pengumpulan data melalui angket/kuesioner dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji-t atau independent sample test. Hasil penelitian menunjukkan: 1) adanya perbedaan motivasi belajar siswa antara guru yang menerapkan metode mengajar konvensional dan non-konvensional, dengan nilai rata-rata 61,95 kelas kontrol dan 65,14 kelas eksperimen, dengan signifikansi 0.000<0.05; 2) adanya perbedaan dalam pengaruh motivasi belajar siswa antara guru yang menggunakan sumber belajar yang relevan dan yang tidak relevan, dengan nilai rata-rata 92,05 kelas kontrol dan 95,48 kelas eksperimen, dengan signifikansi 0.004<0.05; 3) adanya perbedaan motivasi belajar siswa antara guru yang menggunakan media pembelajaran yang bervariatif dengan yang tidak menggunakan. Dengan nilai rata-rata 39,45 kelas kontrol dan 42,79 kelas eksperimen, dengan signifikansi 0.000<0.05.
IMPLEMENTASI STRATEGIS PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN MULTIMODAL DALAM PENGANTAR PENDIDIKAN DI SDK 132 DETUNG Rawin, Seftiana Clara; Florentino, Mario; Kowe, Genoveva Lise Dua; Charlon, Siprianus Nong
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi pembelajaran berbasis pendekatan multimodal dalam mata pelajaran Pengantar Pendidikan di SDK 132 Detung. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan untuk menghadirkan inovasi pembelajaran yang mampu mengakomodasi keberagaman karakteristik belajar siswa sekolah dasar sehingga proses pembelajaran menjadi lebih aktif, bermakna, dan kontekstual. Pendekatan multimodal digunakan karena menggabungkan berbagai moda penyampaian informasi visual, audio, gerak, teks, digital, serta interaksi sosial yang memungkinkan siswa membangun pemahaman konsep melalui berbagai saluran belajar. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh informasi mengenai proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan multimodal di SDK 132 Detung mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam aktivitas kelas, memperkuat pemahaman tentang konsep dasar pendidikan, serta meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam berpartisipasi. Selain itu, guru menunjukkan kreativitas dalam memanfaatkan media pembelajaran visual dan digital, serta mengintegrasikan kegiatan kinestetik dan diskusi kelompok sebagai bagian dari strategi multimodal. Dengan demikian, pendekatan multimodal terbukti relevan dan efektif dalam menunjang kualitas pembelajaran Pengantar Pendidikan di sekolah dasar.