Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

DAMPAK KURIKULUM MERDEKA TERHADAP KEMANDIRIAN DAN KREATIVITAS SISWA DI SDI WOLOMARANG : Kurikulum merdeka sangat membantu kreativitas dan kemandirian siswa Rawin, Seftiana Clara; Marsela Rinielda Dua,Mario Florentino, Sturmius Theofanus Lering
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume10 Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.28777

Abstract

The Independent Curriculum is a new policy in the world of Indonesian education that aims to provide flexibility to educational units and educators in designing learning according to the needs of students. This study aims to examine the impact of the implementation of the Independent Curriculum on increasing student independence and creativity at SDI Wolomarang. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the Independent Curriculum has a positive influence on student independence and creativity, although there are still some challenges in its implementation. Keywords: Independent Curriculum, independence and creativity, SDI Wolomarang
ANALISIS KESULITAN GURU MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN IPAS DI SD INPRES BAOMEKOT Dua, Marsela Rinielda; Rawin, Seftiana Clara
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.22764

Abstract

Kurikulum senantiasa mengalami perubahan mengikuti kebutuhan yang tejadi dalam dunia pendidikan. Salah satu perubahan dalam kurikulum mereka pada mata pelajaran IPA dan IPS digabungkan menjadi mata pelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial). penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan kesulitan dalam penerapan kurikulum merdeka di SD Inpres Baomekot. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Tahapan-tahapan analisis data menurut model Miles dan Huberman dalam meliputi reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran IPAS di SD Inpres Baomekot masih dihadapkan pada beberapa kendala signifikan. Kendala tersebut meliputi, kurangnya pemahaman guru terhadap kurikulum merdeka pada mata pelajaran IPAS, Kekurangan sumber belajar, kurangnya pelatihan dan sosialisasi yang memadai terkait kurikulum merdeka, masalah literasi dan aksesibilitas teknologi, serta sarana dan prasarana belajar yang yang sangat kurang sehingga belum mendukung setiap proses pembelajaran.
IMPLEMENTASI STRATEGIS PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN MULTIMODAL DALAM PENGANTAR PENDIDIKAN DI SDK 132 DETUNG Seftiana Clara Rawin; Mario Florentino; Genoveva Lise Dua Kowe; Siprianus Nong Charlon
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi pembelajaran berbasis pendekatan multimodal dalam mata pelajaran Pengantar Pendidikan di SDK 132 Detung. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan untuk menghadirkan inovasi pembelajaran yang mampu mengakomodasi keberagaman karakteristik belajar siswa sekolah dasar sehingga proses pembelajaran menjadi lebih aktif, bermakna, dan kontekstual. Pendekatan multimodal digunakan karena menggabungkan berbagai moda penyampaian informasi visual, audio, gerak, teks, digital, serta interaksi sosial yang memungkinkan siswa membangun pemahaman konsep melalui berbagai saluran belajar. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh informasi mengenai proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan multimodal di SDK 132 Detung mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam aktivitas kelas, memperkuat pemahaman tentang konsep dasar pendidikan, serta meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam berpartisipasi. Selain itu, guru menunjukkan kreativitas dalam memanfaatkan media pembelajaran visual dan digital, serta mengintegrasikan kegiatan kinestetik dan diskusi kelompok sebagai bagian dari strategi multimodal. Dengan demikian, pendekatan multimodal terbukti relevan dan efektif dalam menunjang kualitas pembelajaran Pengantar Pendidikan di sekolah dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas III SDN Napunglangir Dua, Marsela Rinielda; Rawin, Seftiana Clara; Florentino, Mario; Kolo, Yoanita Dewi Roswita; mole, Paulina Nelce
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.60558

Abstract

To achieve optimal learning outcomes in the Natural and Social Sciences (IPAS) subject, the learning process should be designed and implemented in an active, creative, effective, and engaging manner to maximize students' participation. This study aimed to examine the effect of the Discovery Learning model on the IPAS learning outcomes of third-grade students at SDN Napunglangir. Data were collected through pretests, posttests, and documentation. The tests were administered before and after the students received the instructional treatment. Data were analyzed using validity tests, reliability tests, descriptive statistics, the normality test, and the independent t-test. The findings revealed that the calculated t-value (t = 7.430) exceeded the critical t-value (t = 1.734) at a significance level of 0.05 with 18 df. Therefore, it can be concluded that the Discovery Learning model had a statistically significant effect on the IPAS learning outcomes of third-grade students at SDN Napunglangir.