Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya KUA Kecamatan Tellusiattinge Kabupaten Bone Dalam Meningkatkan Pemahaman Masyarakat Untuk Berwakaf Dan Bersertifikasi Tanah Wakaf Ibrahim, Arjuna Ainun; Amin, Muhammdiyah; Kiljamilawati, Kiljamilawati
KALOSARA: Family Law Review Vol. 4 No. 1 (2024): Kalosara: Family Law Review
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/kalosara.v4i1.9112

Abstract

Wakaf sebagai salah satu lembaga keagamaan selain berfungsi sebagai ibadah kepada Allah, juga mempunyai fungsi sosial. Sebagai fungsi ibadah, wakaf diharapkan menjadi bekal bagi kehidupan di akhirat, sedangkan sebagai fungsi sosial, wakaf adalah aset yang mempunyai nilai dalam pembangunan, dan menjadi investasi pembangunan tanpa memperhitungkan jangka waktu dan keuntungan materi bagi orang yang mewakafkan. Studi ini menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat di Kecamatan Tellusiattinge sudah memiliki pemahaman dasar tentang wakaf, namun mereka belum memahami proses pelaksanaan dan proses pengelolaan tanah wakaf, dimana pengetahuan tersebut berdampak pada kurangnya minat masyarakat untuk berwakaf. Adapun upaya KUA Kecamatan Tellusiattinge yaitu melaksanakan sosialisasi dalam bentuk seminar dengan mengundang seluruh masyarakat dan juga sosialisasi. Metode kajiannya meliputi pertemuan ta’lim, khutbah jum’at, dan sosialisasi media sosial. Implikasi penelitian ini adalah Pihak KUA Kecamatan Tellusiattinge diharapkan agar lebih sering dan aktif melakukan sosialisasi serta pelatihan terkait perwakafan yang dapat menunjang masyarakat agar lebih gemar berwakaf, dan juga agar wakaf di Kecamatan Tellusiattinge bisa lebih berkembang dan harapannya tidak hanya wakaf yang peruntukannya sebagai sarana peribadatan ataupun sarana pendidikan, akan tetapi bisa berkembang menjadi wakaf produktif yang bermanfaat untuk masyarakat.
Gender Justice in Tudang Sipulung: An Ecofeminist–Maqāṣid al-Sharīʿah Reading of Inheritance in Bugis Bone, Indonesia Asni, Asni; Tarmizi, Tarmizi; Kiljamilawati, Kiljamilawati; Patimah, Patimah; Kartini, Kartini; Ahmad, Md. Yazid
Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Vol 23, No 2 (2025)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jis.v23i2.3572

Abstract

This article examines Tudang Sipulung, a traditional deliberative forum within the Bugis community of Bone Regency, South Sulawesi, as a culturally embedded mechanism for the distribution of inheritance. Using an ecofeminist perspective alongside the framework of maqāṣid al-sharīʿah, the study employs an empirical legal approach combined with legal-anthropological analysis. Data were collected through semi-structured interviews with religious leaders, local government officials, and heirs, supported by field observations and an examination of religious court decisions and village archival records. The findings show that women actively participate in inheritance deliberations and play a significant role in maintaining both family harmony and environmental sustainability. Their involvement reflects a close relationship between women’s economic responsibilities, household livelihoods, and ecological awareness. The practice of Tudang Sipulung demonstrates the protection of wealth (ḥifẓ al-māl) through negotiated and equitable distribution; the protection of lineage (ḥifẓ al-nasl) by reducing intrafamily conflict; and the protection of life (ḥifẓ al-nafs) by discouraging excessive accumulation and social tension. Conceptually, this study contributes to Islamic legal scholarship by reading customary inheritance practices through the combined lenses of ecofeminism and maqāṣid al-sharīʿah. In practice, it offers a gender-sensitive, environmentally grounded mediation model that may inform the resolution of inheritance disputes in pluralistic social settings.