Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KORELASI KADAR VITAMIN D 25-OH DAN HbA1c PADA WANITA HAMIL DI LABORATORIUM MEDIS PRAMITA SUMMARECON BEKASI Kartika, Eni; Ismawati, Emma
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v1i3.551

Abstract

Sebagian besar orang di seluruh dunia memiliki status vitamin D yang rendah. Kekurangan Vitamin D telah diabaikan di beberapa negara, terutama di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Kekurangan Vitamin D pada saat hamil dapat meningkatkan risiko preeklampsia. Ibu hamil dengan penyusutan kadar Vitamin D-25 OH atau defisiensi atau insufisiensi) dapat meningkatkan kadar HbA1c dan merupakan salah satu indikasi resiko terjadinya Diabetes Mellitus Gestasional (DMG). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar vitamin D-25 OH dan HbA1c pada Ibu hamil di Laboratorium Medis Pramita Summarecon Bekasi. Selain itu, penelitian ini juga membantu mengontrol kadar HbA1c pada ibu hamil dan memberikan pendidikan kepada ibu hamil di Laboratorium Pramita Summarecon Bekasi. Metode penelitian kuantitatif observasional analitik yang menggunakan metode cross-sectional. Hasil uji normalitas dengan uji Kolmogorov Smirnov menunjukkan bahwa variabel vitamin D 25-OH dan HbA1c berdistribusi tidak normal dengan nilai sig < 0,05. Oleh karena itu, uji korelasi dilanjutkan dengan uji statistik Spearman. Dan hasil penelitian setelah dilakukan uji statistic Spearman dapat disimpulkan bahwa kedua variabel yang diuji memiliki hubungan positif yang lemah tetapi signifikan secara statistik.
ANALISIS HUBUNGAN CHOLESTEROL LDL DAN ZINC PADA PASIEN DIAGNOSA KESEHATAN JANTUNG Yunandrie, Andrie; Ismawati, Emma
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v1i3.575

Abstract

Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab utama kematian di dunia. Berbagai faktor risiko telah diidentifikasi, termasuk kadar kolesterol LDL yang tinggi. Sementara itu, Zinc sebagai mikronutrien esensial telah menunjukkan potensi dalam mempengaruhi kesehatan kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kadar cholesterol LDL dan Zinc pada pasien dengan diagnosa kesehatan jantung. Metode penelitian yang digunakan adalah studi observasional analitik dengan desain cross-sectional. Smpel penelitian terdiri dari 86 pasien yang didiagnosis dengan penyakit jantung di Prodia Health Care Kramat Jakarta Pusat periode Januari-Desember 2023. Data kadar cholesterol LDL dan Zinc diambil dari rekam medis pasien. Analisis statistik menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian didapatkan nilai rho -0,344 menunjukkan adanya adanya korelasi negatif yang lemah antara kedua variabel yang diuji. Nilai sig. 0,001 lebih kecil dari tingkat signifikansi standar 0,05. Ini berarti hasil korelasi tersebut signifikan secara statistik. Terdapat hubungan negatif yang lemah namun signifikan antara kedua variabel yang diuji. Korelasi negatif berarti satu variable meningkat dan variable lainnya menurun atau sebaliknya, namun hubungannya tidak terlalu kuat, setelah mengontrol faktor-faktor perancu seperti usia, jenis kelamin, dan indeks massa tubuh. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan terbalik antara kadar cholesterol LDL dan Zinc pada pasien dengan diagnosa kesehatan jantung. Temuan ini menyoroti potensi peran Zinc dalam manajemen profil lipid dan pencegahan penyakit kardiovaskular. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi mekanisme underlying dan potensi intervensi berbasis Zinc dalam pengelolaan kesehatan jantung