Muhammad Rifki Prayoga
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DAMPAK SISTEM INFORMASI AKUNTANSI MEMENGARUHI KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN NAGAN RAYA Muhammad Rifki Prayoga; Rayyan Firdaus
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak Sistem Informasi Akuntansi (SIA) terhadap kualitas Laporan Keuangan (KLK) di Kantor Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner. Analisis data dilakukan dengan metode statistik regresi linier sederhana. Hasil pengujian regresi menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi secara signifikan memengaruhi faktor-faktor yang berkaitan dengan laporan keuangan, dengan nilai Y sebesar 20,441. Uji parsial (T) menghasilkan nilai signifikansi (sig) sebesar 0,022, lebih kecil dari tingkat alpha 0,05Hal demikian menegaskan peran penting SIA dalam memfasilitasi pengaturan laporan keuangan di Kantor Bupati Kabupaten Nagan Raya. Selain itu, uji koefisien menunjukkan tingkat pengaruh sebesar 50,1%. Oleh karena itu, pemerintah daerah, khususnya Kantor Bupati Kabupaten Nagan Raya, disarankan untuk terus memantau dan mengaudit sistem informasi akuntansi yang digunakan. Hal ini penting untuk mendeteksi dan mengatasi kekurangan dengan cepat serta memastikan keberlangsungan operasional sistem yang sudah diterapkan, di samping melakukan evaluasi terhadap kinerja karyawan
TANTANGAN DALAM IMPLEMENTASI AKAD MURABAHAH DI PERBANKAN SYARIAH Muhammad Rifki Prayoga; Rayyan Firdaus
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akad murabahah adalah produk penting dalam sistem perbankan Islam, yang digunakan untuk menyelenggarakan pembiayaan berdasarkan prinsip jual beli yang menitikberatkan pada transparansi dan keadilan. Meskipun demikian, pelaksanaan akad ini dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti persoalan regulasi, kompleksitas operasional, dan tingkat penerimaan dari masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis kendala-kendala utama yang muncul dalam penerapan akad murabahah dalam konteks perbankan Islam. Hasil penelitian menampilkan bahwa ada beberapa tantangan utama, seperti keterbatasan pemahaman masyarakat mengenai prinsip syariah, kesulitan dalam mengatur perjanjian yang sesuai dengan aturan, dan risiko pelanggaran terhadap prinsip syariah. Di samping itu, bank Islam merasa tertekan untuk tetap bersaing dengan produk pembiayaan konvensional agar tetap kompetitif, sekaligus mematuhi prinsip syariah. Hasil penelitian ini menyarankan untuk meningkatkan pemahaman tentang literasi keuangan berbasis syariah, memperkuat pengawasan sistem, serta mengembangkan produk syariah yang inovatif untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang. Diharapkan penerapan strategi ini dapat meningkatkan keberlanjutan serta kepercayaan terhadap akad murabahah dalam sektor perbankan Islam.
Meninjau Efisiensi Penerapan Restorative Justice pada Sengketa PT Indonesia Huabou Industrial Park dengan Masyarakat Murowali Muhammad Rifki Prayoga; Syaifullah David Septiawan; Natasya Dea Estetika; Prasasti Bening Nuraini; Maulida Aprilia
Milthree Law Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : PT. Adikara Cipta Aksa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70565/mlj.v2i2.34

Abstract

Tanah memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia, terutama di Indonesia, di mana ia dianggap sebagai sumber daya alam yang dikuasai oleh negara untuk kesejahteraan rakyat. Namun, konflik agraria sering kali muncul, seperti yang terjadi antara PT Indonesia Huabao Industrial Park (PT IHIP) dan masyarakat Morowali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme mediasi berdasarkan prinsip restorative justice dalam menyelesaikan penyelesaian agraria. Data menunjukkan bahwa pada tahun 2023, Indonesia mengalami 241 konflik agraria yang merugikan banyak pihak, termasuk 608 pejuang hak atas tanah. Konflik ini tidak hanya berdampak sosial, tetapi juga ekonomi dan lingkungan, seperti emisi gas dan deforestasi akibat operasi pabrik nikel. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif, mengkaji berbagai peraturan-undangan dan doktrin hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi dapat menjadi solusi awal dalam penyelesaian, namun sering kali tidak efektif karena adanya ketidakhadiran pihak-pihak yang terlibat dan pengaruh besar dari salah satu pihak. Oleh karena itu, penerapan prinsip restorative justice dalam mediasi diharapkan dapat memperbaiki hubungan antar pihak yang bersengketa dan mengurangi potensi konflik di masa depan. Pendekatan ini menekankan dialog inklusif dan reparasi bagi pihak-pihak yang dirugikan, sejalan dengan tujuan hukum progresif untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat.