Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Perpajakan Bagi UMKM dan OP: Penerapan Self-Assesment System PPh Pasal 21 di Kecamatan Bojongsari Sunarto, Sunarto; Mohammad Mahsun; Hendrik Napitupulu; Yunita Kwartarani; Abdul Hadi; Ruhiyat, Endang; Widiyati, Dian
Abdimisi Vol. 6 No. 1 (2024): Abdimisi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abms.v6i1.45928

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dengan tema edukasi perpajakan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Organisasi Pemerintah (OP) terkait penerapan Self-Assessment System dalam kewajiban perpajakan, khususnya pada PPh Pasal 21. PPh Pasal 21 merupakan pajak yang dikenakan atas penghasilan yang diterima oleh karyawan atau penerima penghasilan lainnya. Dalam sistem Self-Assessment, wajib pajak memiliki kewajiban untuk menghitung, melaporkan, dan membayar pajak secara mandiri tanpa intervensi langsung dari otoritas pajak. Melalui pendekatan edukasi yang berbasis pada workshop, seminar, dan bimbingan teknis, kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi para pelaku UMKM dan OP mengenai mekanisme perhitungan, pelaporan, serta kewajiban perpajakan yang harus dipenuhi berdasarkan ketentuan yang berlaku. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pemahaman tentang pentingnya kepatuhan pajak dalam meningkatkan pendapatan negara dan kontribusi UMKM terhadap pembangunan ekonomi nasional. Diharapkan dengan adanya edukasi ini, pelaku UMKM dan OP dapat lebih memahami hak dan kewajiban perpajakan mereka, serta dapat menerapkan sistem self-assessment dengan lebih baik, yang pada gilirannya akan mendukung transparansi dan efektivitas sistem perpajakan di Indonesia. Kata Kunci: UMKM; OP; self-assessment; PPh Pasal 21
HUBUNGAN LINGKUNGAN BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Dede Rizki Saepulla; Solihah, Ailula Mufidatus; Yunita Kwartarani; Irenne Putren; Islam Ali Akbar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.58723

Abstract

Lingkungan merupakan sumber belajar yang berpengaruh dalam proses belajar, perkembangan siswa, dan prestasi belajar siswa. Lingkungan yang optimal akan berdampak pada hasil belajar yang optimal juga. Namun dalam menciptakan lingkungan belajar (keluarga, sekolah, masyarakat) perlu diperhatikan dari banyaknya aspek sehingga terkadang sulit untuk terciptanya lingkungan belajar yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lingkungan belajar dengan prestasi belajar siswa Sekolah Dasar Negeri Karundang 1 Kota Serang. Dengan dua rumusan masalah yakni apakah terdapat hubungan antara lingkungan belajar dan prestasi belajar siswa kelas V pada mata pelajaran BAHASA INDONESIA dan bagaimanakah arah hubungan antara lingkungan belajar dan prestasi belajar siswa kelas V pada mata pelajaran BAHASA INDONESIA . Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian korelasional. Penelitian ini terdiri dari dua variabel, yaitu lingkungan belajar (X) dan prestasi belajar (Y). Subjek dalam penelitian ini adalah 42 siswa kelas V SDN Karundang 1 yang diambil dengan menggunakan teknik nonprobability sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen variabel lingkungan belajar yakni angket yang dibuat berdasar indikator lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat yang sudah diuji validitas dan realibilitasnya. Data dianalisis dengan uji korelasi yang dibantu dengan program SPSS v16.0. Hasil penelitian didapat dari 42 siswa, nilai siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di bawah dan di atas rata-rata masing-masing sebesar 50%. Adapun kecenderungan variabel lingkungan belajar yang berkategori rendah sebesar 30% dan tinggi sebesar 70%. Terdapat hubungan antara lingkungan belajar dan prestasi belajar siswa. Hasil perhitungan statistik menunjukkan bahwa indeks koefisien korelasi sebesar 0,453 lebih besar dari koefisien signifikansi yaitu 0,05. Koefisien korelasi bernilai positif berarti arah hubungannya ke arah kanan. Hal ini menunjukkan hubungan jika lingkungan belajar lebih tinggi/lebih baik maka prestasi belajar juga lebih tinggi.