Perputaran global yang beriring dengan kemajuan teknologi semakin membuat ilmu pengetahuan dapat mudah untuk diperoleh dari mana saja, apa saja dan kapan saja. Namun pembekalan dalam menghadapi kemajuan tidak hanya membutuhkan bekal pengetahuan dan pemahaman namun juga karakter. Pengetahuan tanpa adanya karakter tidak akan cukup untuk membekali manusia dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini karena karakter tidak cukup hanya untuk diajarkan dalam bentuk pengetahuan, namun juga sampai tertanam dalam perilaku kehidupan sehari-hari. Maka dari itu dalam pendidikan karakter yang dilaksanakan disekolah tidak cukup dengan diajarkan dalam mata suatu mata pelajaran, namun perlu untuk diinternalisasikan dalam semua mata pelajaran, kegiatan dan progam sekolah yang diselenggarakan. Sebagaimana yang peneliti observasi di MI Azzainiyah II yang menerapkan kegiatan intrakurikuler Metode an-Nashr dengan sistem pembelajaran yang fleksibel dan ramah terhadap siswa sehingga memungkinkan internalisasi karakter tanggung jawab siswa secara instrinsik. Sehingga dengan ini peneliti melakukan penelitian terkait pengembangan karakter tanggung jawab siswa yang bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan metode an-Nashr dalam mengembangkan tanggung jawab siswa di MI Azzainiyah II. Selain itu, peneliti juga menganalisis pengalaman tanggung jawab siswa menggunakan angket dengan desain jurnaling. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode an-Nashr dapat digunakan untuk mengintegrasikan pengembangan karakter tanggung jawab siswa bedasarkan rasa percaya dan pemahaman terhadap tanggung jawab yang diterapkan dalam kegiatan Metode an-Nashr. Hal ini didukung dengan sistem MI Azzainiyah II yang memberikan fleksibilitas dan rasa percaya yang diberikan kepada siswa sehingga siswa mampu mengukur kemampuan menghafal dalam pribadi siswa