Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Willingness to Pay dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengunjung terhadap Tarif Masuk Hutan Penelitian Dramaga Osmaleli, Osmaleli; Rismawati, Wini; Fauzi, Akhmad
Indonesian Journal of Agricultural Resource and Environmental Economics Vol. 1 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/ijaree.v1i1.41882

Abstract

Hutan Penelitian (HP) Dramaga merupakan hutan tanaman yang berfungsi sebagai sarana penelitian di bidang kehutanan. HP Dramaga memiliki tegakan pohon dengan luas yang tinggi sehingga dapat menarik masyarakat untuk melakukan kegiatan wisata disana. Penangkaran rusa yang terdapat di dalamnya serta letak HP Dramaga yang berbatasan langsung dengan Danau Situ Gede menjadi nilai tambah yang menarik minat wisata pengunjung. Jumlah wisatawan yang berkunjung ke HP Dramaga cukup tinggi setiap tahunnya. Namun, hal tersebut belum diikuti dengan pengelolaan wisata yang optimal karena selama ini tidak ada pemungutan tarif masuk bagi pengunjung, sehingga diperlukan penetapan tarif masuk bagi pengunjung sebagai dasar peningkatan pengelolaan wisata di HP Dramaga. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis willingness to pay pengunjung terhadap tarif masuk HP Dramaga dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Analisis data menggunakan metode Turnbull dan regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa rataan WTP pengunjung yang diperoleh melalui regresi logistik sebesar Rp. 12,266 per orang dan Rp. 13,200 per orang jika dianalisis menggunakan metode Turnbull. Serta faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap WTP pengunjung adalah nilai penawaran, jenis kelamin, dan pengetahuan mengenai peruntukkan hutan. Dramaga Research Forest (HPD) is an arboretum forest used for research activities related to the forestry sector. HPD has a wide area with several large trees and several species of birds that can also attract people to do tourism activities. Moreover, the deer sanctuary in the area, as well as the HPD location, which is directly adjacent to Situ Gede Lake, provide added value that can attract visitors to visit. The number of tourists visiting HPD is quite high every year. However, this has not been followed by optimal tourism management since there was no entry fee for visitors. Thus, it is necessary to determine the entrance fee for visitors as the basis for improving the tourism management at HPD. The purpose of this study are to analyze the willingness to pay (WTP) of visitors for HPD entrance fee, to analyze factors that influence the WTP. The Turnbull method and logistic regression are used to answer the research objective. The result shows that the average WTP of visitors obtained through logistic regression is IDR 12,266 per person and IDR 13,200 per person if analyzed using the Turnbull method. The value of the offer (bid), gender, and knowledge of forest function are factors that have a significant effect on the visitors’ WTP.
STAKEHOLDERS ANALYSIS OF FISH LANDING AT PAOTERE FISHING PORT IN MAKASSAR CITY Osmaleli, Osmaleli; Andriyanto, Muh Ivan; Kusumastanto, Tridoyo; Rismawati, Wini
Coastal and Ocean Journal (COJ) Vol 6 No 1 (2022): COJ (Coastal and Ocean Journal)
Publisher : Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/COJ.6.1.1-8

Abstract

Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Paotere Kota Makassar merupakan pelabuhan yang dioperasikan oleh pemerintah. PPI Paotere berperan sebagai pusat kegiatan produksi, pengolahan, pemasaran ikan dan pembinaan kelompok nelayan di Kota Makassar. Intensitas aktivitas harian nelayan yang tinggi dapat menimbulkan konflik pemanfaatan sumber daya perikanan di PPI Paotere. Performa kelembagaan PPI Paotere merupakan hal lain yang masih perlu ditingkatkan dalam pengembangan pengelolaan perikanan di PPI Paotere. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan dan kepentingan stakeholders dalam kelembagaan non-pasar terhadap pengelolaan sumber daya perikanan di PPI Paotere. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stakeholders yang terlibat di PPI Paotere terdiri dari Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Selatan, Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) PPI Paotere, Koperasi Insan Perikanan, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Makassar, Pemerintah Kecamatan, ketua kelompok nelayan, dosen perguruan tinggi.