Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Keluarga Yang Memiliki Balita Dengan Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Mojolaban Danis Putri Lestari; Dewi Kartika Sari
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balita stunting merupakan kondisi dimana balita dengan tinggi badan terlalu pendek untuk usianya yang bisa disebabkan oleh penyakit infeksi karena faktor lingkungan dan sanitasi yang rendah dari keluarga, sehingga menyebabkan sistem imun menurun dan pertumbuhan terhambat. Faktor rendahnya sanitasi dan kebersihan lingkungan merupakan salah satu indikator dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Menurut study pendahuluan di Puskesmas Mojolaban terdapat 382 balita stunting dan PHBS dalam kategori sehat utama dengan presentase sebesar 77,6 %. Tujuan : Mengetahui gambaran perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada keluarga yang memiliki balita dengan stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Mojolaban. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan desain observasional. Sampel dipilih dengan cara stratified random sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan jumlah sampel sebanyak 79 keluarga balita. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 79 keluarga balita, indikator PHBS di wilayah Kerja Puskesmas Mojolaban dalam kategori berperilaku baik sebesar 83,5% dan kategori berperilaku kurang sebesar 17,7%. Kesimpulan: Mayoritas PHBS pada keluarga yang memiliki balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Mojolaban telah berperilaku baik.
Penerapan Pijat Endorphin Terhadap Tingkat Nyeri Pada Ibu Post Partum Dengan Riwayat Persalinan Tindakan Sectio Caesarea di Ruang Cempaka RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen Danis Putri Lestari; Anjar Nurrohmah; Neny Utami
Jurnal Siti Rufaidah Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Siti Rufaidah
Publisher : PPNI UNIMMAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jasira.v2i3.87

Abstract

Sectio caesarea is an artificial birth that is carried out by making an incision in the abdominal wall and uterine wall. After a caesarean section operation, the mother will feel pain and have an impact that will limit the mother's mobility. One way of non-pharmacological management to reduce post-cesarean section pain is by doing endorphin massage. To determine the results of the implementation of endorphin massage on the level of pain in post partum mothers with a history of caesarean section delivery in the Cempaka ward of RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. This research is a descriptive study in the form of a case study which was carried out on 2 respondents who were mothers post caesarean section by doing endorphin massage for 3 consecutive days with a frequency of 1x a day for 20 minutes. The assessment of the pain scale for the two mothers post sectio caesarea on the first day was on a moderate pain scale and on the third day after implementing endorphin massage, the respondents' pain scale decreased to a mild pain scale. There was a decrease in pain levels before and after endorphin massage was given to mothers post caesarean section in the Cempaka RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen.