Rodhiah, Saniatur
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMIKIRAN AL-GHAZALI TENTANG SOSOK GURU PROFESIONAL YANG IDEAL Rodhiah, Saniatur; Wardan, Khusnul
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v5i3.7325

Abstract

In Islamic perspective, a teacher is not merely a transmitter of knowledge but also a moral educator and spiritual guide who plays a crucial role in shaping students’ character. AlGhazali’s thoughts on the concept of the ideal teacher remain highly relevant to the discourse on teacher professionalism in the modern era. This article focuses on analyzing Al-Ghazali’s perspective regarding the characteristics of an ideal professional teacher, particularly in terms of spiritual, moral, and intellectual competence. This study employs a qualitative method with a library research approach, examining Al-Ghazali’s works especially Ihya’ Ulum al-Din and supported by relevant secondary sources. The research stages include identifying the basic concepts of teacherhood according to Al-Ghazali, analyzing Islamic educational principles, and interpreting their relevance to today’s professional teacher standards. The findings indicate that the ideal teacher, according to Al-Ghazali, is not only one who masters knowledge comprehensively but also embodies noble character, sincerity, humility, and serves as a role model for students. Moreover, the teacher must be able to provide spiritual guidance so that the transfer of knowledge does not remain at the cognitive level but also shapes personality and strengthens students’ relationship with God. The main conclusion emphasizes that the concept of an ideal professional teacher in Al-Ghazali’s perspective integrates academic competence with moral and spiritual dimensions, making it highly relevant as a reference for developing teacher professionalism in today’s era of ethical and social challenges. ABSTRAKGuru dalam pandangan Islam bukan sekedar penyampai ilmu pengetahuan, tetapi juga pendidik akhlak dan pembimbing spiritual yang berperan membentuk kepribadian peserta didik. Pemikiran Al-Ghazali mengenai sosok guru ideal masih relevan untuk dikaji dalam konteks profesionalisme guru di era modern. Artikel ini berfokus pada analisis pemikiran Al-Ghazali tentenag kriteria guru profesional yang ideal, khususnya terkait kompetensi spiritual, moral, dan intelektual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui telaah kritis terhadap karya-karya Al-Ghazali, terutama Ihya’ Ulum al-Din dan literatur sekunder yang relevan. Langkah penelitian meliputi identifikasi konsep dasar guru menurut Al-Ghazali, analisis prinsip-psinsip pendidikan Islam, serta interpretasi relevensinya dengan standar profesional guru masa kini. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru ideal menurut Al-Ghazali bukan hanya menguasai ilmu secara mendalam, tetapi juga berakhlak mulia, ikhlas, tawadhu’, serta menjadikan dirinya teladan bagi peserta didik. Selain itu, guru harus mampu membimbing secara spiritual agar ilmu yang ditransfer tidak sekadar bersifat kognitif, tetapi juga membentuk kepribadian dan mendekatkan murid kepada Allah. Simpulan utama penelitian ini menegaskan bahwa konsep guru profesional ideal dalam perspektif Al-Ghazali tifak hanya mencakup aspek kompetensi akademik, tetapi juga dimensi moral dan spiritual, sehingga relevan dijadikan rujukan dalam membangun karakter guru di era modern yang sarat tantangan etis dan sosial.
KEBERHASILAN IMPLEMENTASI KURIKULUM DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN PENDIDIKAN Rodhiah, Saniatur; Ikram Shiddiq, Muhammad; Mutmainna Sari, Suci; Nursalim, Eko
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46262

Abstract

This study aims to analyze the success of curriculum implementation from an educational management perspective through a qualitative literature review focusing on leadership, learning media, instructional strategies, teacher performance, and curriculum monitoring. Ongoing curriculum reforms that demand managerial and pedagogical adaptation constitute the central issue of this research. The study employed a qualitative library research approach by analyzing relevant national and international scholarly articles published between 2020 and 2026 and indexed in academic databases. Data were collected through documentation techniques and analyzed using thematic analysis, including data reduction, categorization, and conceptual synthesis. The findings identified five major themes: (1) instructional leadership as the driving force of implementation, (2) optimization of digital and contextual learning media, (3) adaptive student-centered instructional strategies, (4) strengthening teacher performance through professional learning communities, and (5) reflective, data-based curriculum monitoring and evaluation. The results indicate that successful curriculum implementation is not merely determined by policy or document changes, but by the systemic integration of managerial functions and pedagogical practices within a collaborative school culture. Theoretically, this study enriches the literature by proposing a holistic and integrative framework of curriculum management. Practically and at the policy level, the findings highlight the importance of strengthening instructional leadership, enhancing teacher capacity, and establishing sustainable monitoring systems. Future research is recommended to empirically test the proposed conceptual model across diverse educational contexts to broaden the generalizability of the findings.
Peran Tawakkal dan Sabr sebagai Mekanisme Koping (Coping Mechanism) dalam Mengatasi Burnout pada Mahasiswa Tingkat Akhir Rodhiah, Saniatur; Afandi, Nur Kholik; Jannah, Fathul
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4214

Abstract

Fenomena burnout yang meningkat di kalangan mahasiswa, terutama pada tahap penyusunan skripsi, menimbulkan kebutuhan untuk memahami strategi koping berbasis nilai spiritual yang digunakan mahasiswa Muslim dalam menghadapi tekanan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran tawakkal dan sabr sebagai mekanisme koping religius dalam mengatasi burnout pada mahasiswa tingkat akhir di UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi untuk menggali pengalaman subjektif mahasiswa dalam memaknai dan mengimplementasikan tawakkal dan sabr selama proses akademik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi terbatas, dan dokumentasi, dengan partisipan yang dipilih melalui teknik purposive sampling sebanyak 8 mahasiswa tingkat akhir dari berbagai fakultas. Hasil analisis tematik menunjukkan empat tema utama: (1) sumber-sumber burnout dam dampaknya (2) pemaknaan tawakkal sebagai stabilisasi emosional melalui sikap berserah diri setelah berusaha; (3) pengamalan sabr sebagai bentuk ketahanan aktif dalam menghadapi hambatan akademik; dan (4) integrasi tawakkal–sabr sebagai mekanisme koping holistik yang memperkuat ketangguhan spiritual dalam menghadapi stres akademik. Temuan ini mengungkap bahwa kedua nilai religius tersebut berfungsi sebagai strategi psikologis yang efektif dan kontekstual dalam membantu mahasiswa mengelola burnout. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa tawakkal dan sabr memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman mekanisme koping religius pada mahasiswa Muslim. Implikasi praktisnya mendorong pengembangan program pendampingan akademik berbasis spiritual di perguruan tinggi Islam. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi perbedaan pengalaman berdasarkan gender, fakultas, atau pendekatan metodologis yang lebih luas.