Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Status Biologi Rajungan (Portunus Pelagicus Linnaeus, 1758) di Pesisir Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan: Biology Status of Blue Swimming Crabs (Portunus Pelagicus Linnaeus, 1758) on the Coast of Pangkajene dan Kepulauan Regency, South Sulawesi Yanti, Novita Dwi; Kurnia, Rahmat; Mashar, Ali; Sompa, Andi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 15 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v15i2.28714

Abstract

Pangkajene dan Kepulauan regency are one of the blue swimming crabs fishing center and processing located in South Sulawesi. This research is conducted to analyze the biological aspect and the usage status of blue swimming crab (Portunus pelagicus) on the coast of Pangkajene dan Kepulauan regency. Data collection used a survey method by conducting interviews with fishermen, observing research sites and measuring crabs directly in the field. Samplings were obtained twice a month from November 2018 to April 2019. 7200 Portunus crabs from the fisherman were randomly selected to measure the size and the weight which consists of 3900 male and 3300 female crabs from different districts were Pangkajene, Bungoro, Labakkang, Ma’rang, Segeri, and Mandalle. The measurement result are then analyzed using Microsoft Excel program and ELEFAN I method in FISAT II program. The result showed that the maximum age of blue swimming crab predicted can reach 4 years, with the natural mortality (M) of Portunus male crabs is 0.67 and female crabs 0.82 per year then fishing mortality (F) is 3.54 and 4.12 per year. The total mortality (Z) is 4.20 and 4.94 per year with the exploitation rate (E) around 0.84 and 0.83. Therefore, based on the system dynamics model of non-equilibrium fish biomass resulted that the biology status of blue swimming crabs on Pangkep regency has reached the overfishing condition.
Peningkatan Pemahaman Kelompok Masyarakat Peduli Kondisi Pertumbuhan Ekosistem Terumbu Karang Di Pulau Maratua Kalimantan Timur Auliansyah, Auliansyah; Nurfadilah, Nurfadilah; Yanti, Novita Dwi; Syahrir, Muhammad
Marine Kreatif Vol 9, No 2 (2025): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v9i2.14879

Abstract

Terumbu karang merupakah ekosistem yang memiliki pernanan penting secara ekologi, ekonomi dan sosial namun tingginya potensi kerusakan menjadi hal utama untuk melindungi ekosistem terrumbu karang. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada 18-19 Mei 2023 di Pulau Martua. Metode pengabdian dilakukan yaitu tahap persiapan melalui koordinasi dengan masyarakat dan pemerintahan seetempat,tahap pelaksanaan dengan sosialisasi dan praktik transplantasi karang dan tahap evaluasi berupa survey pre test dan post test. Hasil pengabdian ini didaptkan masyarakat Pulau Maratua sebanyak 60% nelayan memehami kerusakan terumbu karang dan 55% memehami manfaat terumbu karang dan secara praktek nelayan sudah memahami metode sipider sebagau metode transplantasi dan 90% berkomitmen menjaga terumbu karang. Hal ini menunjukkan dengan tingginya pemahaman praktek masyakat sehingga harapan masyarakat untuk pelatihan transplantasi sebesar 90%.