Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran self-compassion sebagai mediator dukungan keluarga dan kesejahteraan psikologis pada guru anak berkebutuhan khusus di sekolah luar biasa. Partisipan pada penelitian ini adalah 111 guru anak berkebutuhan khusus di sekolah luar biasa dengan masa kerja minimal 5 tahun. Penelitian ini merupakan model penelitian kuantitatif dengan Structural Equation Modeling (SEM). Metode pengumpulan data dengan menggunakan skala dukungan keluarga, kesejahteraan psikologis, dan self-compassion. Pengujian validitas dan reliabilitas konstruk menggunakan outer model dan analisis data penelitian dengan inner model melalui program SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan dukungan keluarga berpengaruh positif dan juga signifikan terhadap kesejahteraan psikologis pada guru ABK di SLB, dukungan keluarga berpengaruh positif dan juga signifikan terhadap self compassion pada guru ABK di SLB, self-compassion berpengaruh positif dan juga signifikan terhadap kesejahteraan psikologis pada guru ABK di SLB, self-compassion berperan sebagai mediator yang signifikan dalam hubungan antara dukungan keluarga dan kesejahteraan psikologis dan pengaruh langsung antara dukungan keluarga terhadap kesejahteraan psikologis juga terbukti signifikan. Dengan demikian, mediasi yang terjadi dapat dikategorikan sebagai mediasi parsial (partial mediation).