Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

The Relationship Between Emotion-Focused Coping, Learning Motivation, and Social Skills and University Students’ Academic Stress Pradana, Nicko; Muarifah, Alif; Prabawanti, Ciptasari
Psikopedagogia Vol. 11 No. 2: December 2022
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/psikopedagogia.v11i2.23779

Abstract

This correlational study aimed to present empirical evidence on the role of emotion-focused coping, learning motivation, and social skills in academic stress.   Respondents were 6th-semester students of the guidance and counseling department at Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta (n=237). The multiple linear regression analysis results showed that emotion-focused coping, learning motivation, and social skills simultaneously affect academic stress. The result of this study provides university counselors with a reference on guidance and counseling services related to emotion-focused coping, learning motivation, social skills, and academic stress.
Depend on God: The Overview of Spirituality in Mualaf Haq, Muhammad Shodikul; Damarhadi, Suprastowo; Arsoniadi, Adi; Prabawanti, Ciptasari; Rosmiani, Rosmiani
Jurnal Ilmiah Psikomuda (JIPM) Connectedness Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Psikomuda (JIPM) Connectedness
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jipmconnectedness.v3i1.4414

Abstract

The conversion of religions from non-Islam to Islam is often a moment of spiritual awakening for converts. They feel they have a stronger connection with God and experience a deep feeling of peace and happiness towards their new faith. This study aims to explore in depth the description of spirituality in converts from non-Islamic religions to Islam. The method used in this research is a qualitative phenomenologys approach. Data collection techniques in this research are interviews and observation. The subjects in this research were dua converts who were aged 30-50 years. The research results identified four main themes (Superordinate Themes), namely the power of initial belief, spiritual search, and spiritual experience. The second main theme is the time of religious conversion which consists of sub-themes of decision making, barriers to making a pledge, hiding interest in Islam, recognizing Islamic identity. The third main theme is after converting to Islam which consists of sub-themes of environmental response after religious conversion, social relations after religious conversion, and new spiritual experiences. The last main theme is self-change, which consists of the sub-theme of internalization of the Islamic religion.
PENGARUH SELF-ESTEEM, DUKUNGAN SOSIAL, DAN PROBLEM FOCUSED COPING TERHADAP KEINGINAN BUNUH DIRI PADA REMAJA KORBAN BULLYING DI UNIT PPA SATRESKRIM POLRES PONOROGO Maimuna, Zahro; Prabawanti, Ciptasari
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/psikologikonseling.v17i2.69403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh self-esteem, dukungan sosial, dan problem focused coping terhadap keinginan bunuh diri pada remaja korban bullying di Unit PPA Satreskrim Polres Ponorogo. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif, dan survei dilakukan dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang pokok. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah (1) remaja berusia 10-24 tahun; (2) pernah mengalami bullying. Sampel dalam penelitian ini adalah korban bullying yang ditangani di Unit PPA Satreskrim Polres Ponorogo, berjumlah 39 responden.Teknik penentuan sampel yang digunakan yakni purposive sampling dananalisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah multiple regression analysis.Keseluruhan komputasi olah data menggunakan SPSS 20.0 for Windows. Hasil uji hipotesis secara simultan diperoleh nilai R Square sebesar 0,455, dan nilai R sebesar 0,674 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,01), memberikan sumbangan efektif sebesar45,5%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis mayor diterima, dimana ada pengaruh signifikan self-esteem, dukungan sosial, dan problem focused coping secara simultan terhadap keinginan bunuh diri. Uji hipotesis minor, nilai (t) untuk pengaruh self–esteem (X1) terhadap keinginan bunuh diri (Y) adalah (t) sebesar –0,521, dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,01, memberikan sumbangan efektif sebesar 7,94%, sehingga disimpulkan ada pengaruh negatif variabel self–esteem (X1) terhadap keinginan bunuh diri (Y), hipotesis minor (X1) diterima. b) Selanjutnya, diketahui nilai (t) -0,532, dengan nilai signifikansi pengaruh dukungan sosial (X2) terhadap keinginan bunuh diri (Y) sebesar 0,000 < 0,01 memberikan sumbangan efektif sebesar 8,56%, maka disimpulkan ada pengaruh negatif variabel dukungan sosial (X2) terhadap keinginan bunuh diri (Y), hipotesis minor (X2) diterima. c) Nilai (t) pengaruh problem focused coping (X3) terhadap keinginan bunuh diri (Y) adalah (t) sebesar -0,648 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,01 memberikan sumbangan efektif sebesar 29%, sehingga disimpulkan ada pengaruh negatif variabel problem focused coping (X3) terhadap keinginan bunuh diri (Y). Hipotesis minor (X3) diterima, bermakna ada pengaruh negatif pada variabel problem focused coping terhadap keinginan bunuh diri. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh yang signifikan self-esteem, dukungan sosial, dan problem focused copingi secara simultan terhadap keinginan bunuh diri sebesar 45,5%.
Pengaruh Adversity Quotient, Efikasi Diri, dan Self-Regulated Learning terhadap Prestasi Siswa SMA Islam Terpadu Lenggono, Budi; Prabawanti, Ciptasari; Mujidin, Mujidin
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 13, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v13i3.7348

Abstract

Full day school with a curriculum that integrates Islamic values has a solid activity. The purpose of this study was to determine the effect of adversity quotient (AQ), self-efficacy, and self-regulated learning on the learning achievement. This research was conducted at the Nur Hidayah Integrated Islamic High School, Sukoharjo. The subjects of this study were 102 students of class XI MIPA from a population of 195 people. The research sample was taken using simple random sampling technique. Data collection used the AQ scale, self-efficacy scale, self-regulated learning scale, and secondary data in the form of report card value data documents issued by schools. The data of this research were analyzed using linear regression analysis techniques which began with the assumption test including normality test, linearity test, multicollinearity test, and heteroscedasticity test. The results showed that as many as four proposed hypotheses were accepted. First, there is a significant effect between AQ, self-efficacy, and self-regulated learning simultaneously on learning achievement. Second, there is a significant effect of AQ on student learning achievement. Third, there is a significant effect of self-efficacy on learning achievement. Fourth, there is a significant effect of self-regulated learning on learning achievement.
Meningkatkan Resiliensi Untuk Mengatasi Kejenuhan pada Penunggu Pasien di Rumah Singgah Pasien Muhammadiyah (RSPM) Alghifari, Muhamad Akmal Rif'at; Nurona, Atmim; Wibowo, Anisah; Kaffah, Kaisa Syahida Nursilmi; Prabawanti, Ciptasari
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.12569

Abstract

Tingginya permasalahan serta kurangnya dukungan yang dirasakan oleh para caregiver menjadi penyebab dirinya merasa terbebani dan stres. Mereka sering kali harus menghadapi tuntutan fisik dan emosional yang tinggi, seperti menjaga kesehatan dan kebutuhan harian orang yang mereka rawat, sambil tetap menjalankan tanggung jawab lainnya dalam kehidupan mereka.. Program Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) yang dilaksanakan oleh Magister psikologi UAD dengan tema peningkatan resiliensi  kepada para caregiver  yang memiliki tujuan agar mereka mampu meningkatkan resiliensi pada diri mereka sehingga mampu menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi. Metode dan pendekatan yang kami lakukan di Rumah Singgah Pasien Muhammadiyah yang terletak di Jombor, Sinduadi, Kebupaten Sleman terdiri dari senam pagi, ice breaking, psikoedukasi bersama dengan psikologi dan di akhiri dengan Sharing session. Hasil yang di dapatkan setelah malakukan program psikoedukasi adalah berukurangnya rasa jenuh pada caregiver, mengurangi rasa ketidakberdayaan karena peserta saling mengetahui keluah kesah satu sama lain sehingga muncul rasa unutk saling menguatkan
Gambaran Konsep Diri Pada Siswa SMA Ditinjau Berdasarkan Jenis Kelamin Damarhadi, Suprastowo; Mujidin, Mujidin; Prabawanti, Ciptasari
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 9, No 3 (2020): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v9i3.4392

Abstract

Konsep diri merupakan hal penting yang akan menentukan bagaimana seseorang memandang dirinya sendiri. Memiliki konsep diri yang baik penting dimiliki oleh setiap siswa SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsep diri pada siswa SMA X di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 40 subjek yang terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan yang kemudian pengumpulan data dilakukan dengan pengisian skala konsep diri model likert. Sampel dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas konsep diri pada siswa SMA X Yogyakarta berada pada kategori tinggi sebanyak 62,5% dimana terdapat perbedaan yang signifikan antara konsep diri laki-laki dengan perempuan. Konsep diri laki-laki lebih tinggi daripada perempuan. Sedangkan ditinjau melalui aspek fisiologis, psikologis, psiko-sosial, dan psiko-spiritual tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara laki-laki dengan perempuan.
Edukasi preventif siswa sekolah dasar terhadap bahaya perilaku merokok melalui kegiatan psikoedukasi Raahman, Mohammad Afifur; Fiatika, Retha Mella; Al-qadri, Nada Hanifah; Prabawanti, Ciptasari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38899

Abstract

AbstrakPerilaku merokok pada usia anak dan remaja merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang perlu dicegah sejak dini. Anak usia sekolah dasar berada pada fase perkembangan yang rentan terhadap pengaruh lingkungan, sehingga memerlukan edukasi kesehatan yang sesuai dengan karakteristik perkembangan mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap preventif siswa sekolah dasar terhadap bahaya perilaku merokok melalui kegiatan psikoedukasi. Kegiatan dilaksanakan pada siswa kelas 4 SD Muhammadiyah Bodon, Kota Yogyakarta, dengan melibatkan 54 siswa. Metode pengabdian menggunakan pendekatan psikoedukasi preventif melalui penyampaian materi interaktif, media visual, permainan edukatif, serta diskusi sederhana. Evaluasi ketercapaian kegiatan dilakukan menggunakan pengukuran sebelum dan sesudah kegiatan serta observasi partisipasi siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai bahaya rokok, yang ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata dari 6,87 sebelum kegiatan menjadi 9,24 setelah kegiatan, dengan perbedaan yang signifikan. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan partisipasi dan sikap menolak perilaku merokok. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan psikoedukasi efektif sebagai upaya preventif dalam menanamkan kesadaran perilaku hidup sehat sejak usia sekolah dasar. Kata kunci: psikoedukasi; pencegahan merokok; siswa sekolah dasar; promosi kesehatan; perilaku sehat AbstractSmoking behavior among children and adolescents is a public health issue that needs to be prevented early on. Elementary school children are in a developmental phase that is vulnerable to environmental influences, so they need health education appropriate to their developmental characteristics. This community service activity aims to increase knowledge and shape elementary school students' preventive attitudes towards the dangers of smoking through psychoeducation activities. The activity was carried conucted with 54 fourth-grade students at Muhammadiyah Bodon Elementary School, Yogyakarta City. The community service method used a preventive psychoeducational approach employing interactive materials, visual media, educational games, and simple discussions. The evaluation of the activity's achievement was carried out using pre- and post-activity measurements and observations of student participation. The results of the activity showed an increase in students' knowledge about the dangers of smoking, as indicated by an increase in the average score from 6.87 before the activity to 9.24 after the activity, with a significant difference. In addition, students showed increased participation and an attitude of rejecting smoking behavior. These findings indicate that psychoeducation activities are effective as a preventive measure in instilling awareness of healthy behavior from elementary school age. Keywords: psychoeducation; smoking prevention; elementary school students; health promotion; healthy behavior