Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of the Role of the Jepara RTRW Regional Regulation 2023 Towards the Sustainability of Karimunjawa National Park Putri, Awwaliya; Nada, Dewi Qodrun
Proceedings of Sunan Ampel International Conference of Political and Social Sciences Vol. 2 (2024): Proceedings of the SAICoPSS
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/saicopss.2024.2..115-125

Abstract

This article will discuss in depth the role of the 2023 Jepara Regional Spatial Planning (RTRW) regulation on preserving the Karimunjawa National Park in dealing with environmental damage caused by shrimp farming activities. The emergence of pros and cons between Karimunjawa communities in responding to shrimp farming activities has triggered conflict between communities. Furthermore, this study aims to determine the role of the 2023 Jepara RTRW regional regulation in dealing with existing problems of environmental damage and the conflicts that accompany it. The research method used to analyze written problem formulations is a qualitative method with data analysis in the form of descriptive analysis. Data collection was carried out through literature studies, obtained from similar research in the form of journals, articles and online news to support research. The findings obtained in this paper are the ratification of Jepara Regency Regional Regulation No. 4 of 2023 concerning Regional Spatial Planning, this regional regulation is the source of reference for the prohibition of shrimp farming activities as contained in article 90 C point 3 and article 91 C point 3. A total of 33 shrimp farming points in the Karimunjawa National Park are gradually being stopped. This regional regulation plays an effective role in reducing environmental damage due to shrimp farming activities. The expected implication of this article is that the RTRW Regional Regulation can be better understood by the public and the shrimp farming polemic can be resolved.
PERAN PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN DALAM MEMPERJUANGKAN HAK POLITIK PENYANDANG DISABILITAS PADA PEMILU LEGISLATIF 2024 Kusuma, Dhamar; Putri, Awwaliya
Proceeding of Conference on Strengthening Islamic Studies in The Digital Era Vol 4 No 1 (2025): Proceeding of The 4rd FUAD’s International Conference On Strengthening Islamic
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mengkaji peran Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam memperjuangkan hak politik penyandang disabilitas, khususnya hak untuk menjadi calon legislatif DPR RI pada Pemilu Legislatif 2024. Tujuan penelitian adalah menganalisis bentuk dan sejauh mana keseriusan PPP dalam mengusung calon legislatif penyandang disabilitas. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi pustaka, data dikumpulkan dari dokumen partai, pemberitaan media, dan literatur relevan yang dikaji pada 4–11 Desember 2023. Analisis menggunakan kerangka teori rekrutmen politik. Hasil menunjukkan PPP mengusung tiga calon legislatif penyandang disabilitas untuk DPR RI jumlah tertinggi menurut sumber yang dianalisis dan berperan sebagai kendaraan politik pengusung, penyedia sumber daya dan pembekalan, pengusung advokasi kebijakan inklusif, serta pendorong peningkatan kesadaran publik tentang kesetaraan politik. Mengingat pada 2023 terdapat sekitar 22,97 juta penyandang disabilitas di Indonesia (±8,5% dari populasi), diperlukan kebijakan afirmatif dan penguatan kelembagaan partai agar representasi politik menjadi substansial. Kata kunci: Partai Persatuan Pembangunan, hak politik, calon legislatif disabilitas, rekrutmen politik Tulisan ini mengkaji peran Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam memperjuangkan hak politik penyandang disabilitas, khususnya hak untuk menjadi calon legislatif DPR RI pada Pemilu Legislatif 2024. Tujuan penelitian adalah menganalisis bentuk dan sejauh mana keseriusan PPP dalam mengusung calon legislatif penyandang disabilitas. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi pustaka, data dikumpulkan dari dokumen partai, pemberitaan media, dan literatur relevan yang dikaji pada 4–11 Desember 2023. Analisis menggunakan kerangka teori rekrutmen politik. Hasil menunjukkan PPP mengusung tiga calon legislatif penyandang disabilitas untuk DPR RI jumlah tertinggi menurut sumber yang dianalisis dan berperan sebagai kendaraan politik pengusung, penyedia sumber daya dan pembekalan, pengusung advokasi kebijakan inklusif, serta pendorong peningkatan kesadaran publik tentang kesetaraan politik. Mengingat pada 2023 terdapat sekitar 22,97 juta penyandang disabilitas di Indonesia (±8,5% dari populasi), diperlukan kebijakan afirmatif dan penguatan kelembagaan partai agar representasi politik menjadi substansial. Kata kunci: Partai Persatuan Pembangunan, hak politik, calon legislatif disabilitas, rekrutmen politik