Made Rahma Sari Dewi, Ni
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BEBAN PERAWAT ASUH ORANG DENGAN SKIZOFRENIA DI INDONESIA: KAJIAN LITERATUR Made Rahma Sari Dewi, Ni; Kartika Herdiyanto, Yohanes
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 7 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i7.2025.2791-2798

Abstract

Skizofrenia merupakan salah satu gangguan jiwa berat yang sangat berpengaruh pada kesejahteraan hidup penyintasnya maupun lingkungan terdekatnya, yaitu keluarga yang merawat. Dalam layanan kesehatan jiwa di Indonesia, perawat asuh bagi orang dengan Skizofrenia (ODS) tidak mendapatkan perhatian yang cukup untuk mengatasi beban perawatasuhan. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi beban perawatasuhan yang dialami oleh perawat asuh ODS di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kajian literatur deskriptif dengan menggunakan kata kunci bahasa Indonesia “beban perawat asuh” dan “Skizofrenia”, serta kata kunci bahasa Inggris “caregiver burden” dan “Schizophrenia” pada database pencarian PubMed, Researchgate, dan Google Scholar. Tema utama dari temuan penelitian ini berdasarkan analisis 13 artikel mencakup dua jenis beban perawatasuhan yang dialami perawat asuh yaitu beban perawatasuhan secara fisik dan beban perawatasuhan  secara emosional. Beban perawatasuhan secara fisik mencakup beban finansial, waktu perawatasuhan, perilaku ODS, kesehatan perawat asuh, dan kurangnya akses layanan kesehatan jiwa. Beban perawatasuhan secara emosional mencakup ekspresi emosi negatif, stigma masyarakat, rendahnya dukungan sosial, dan isolasi sosial. Temuan tersebut berkontribusi terhadap pengembangan kajian ilmu sosial humaniora terkhususnya ilmu psikologi mengenai topik perawat asuh ODS. Temuan dalam kajian literatur ini juga dapat memberikan gambaran mengenai beban perawatasuhan perawat asuh ODS di Indonesia yang kemudian dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam pemberian dukungan kepada perawat asuh ODS di Indonesia.