Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANAJEMEN KRISIS PT VIDIO DOT COM PADA TAYANGAN PIALA DUNIA 2022 QATAR Imaduddin, Wildan; Amalia, Diana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 10 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i10.2023.4825-4832

Abstract

Gelaran Piala Dunia 2022 Qatar menjadi event olahraga sepak bola yang dinantikan oleh ribuan masyarakat Indonesia. PT Vidio Dot Com yang berada di bawah naungan EMTEK Group menjadi salah satu perusahaan yang menayangkan event tersebut. Namun, beberapa kali galat (error) terjadi yang kemudian memancing amarah publik sehingga menimbulkan krisis. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana manajemen krisis melalui strategi respon krisis yang dilakukan oleh PT Vidio Dot Com akibat galat (error) yang terjadi pada tayangan Piala Dunia 2022 Qatar. Teori Situation Crisis Communication (SCC), teori komunikasi krisis yang digagas oleh Coombs dan Holladay digunakan dalam penelitian ini sebagai kerangka berpikir dan pisau analisis. Metode penelitian menggunakan metode analisis isi (content analysis). Data yang digunakan antara lain komentar-komentar pada unggahan akun Instagram @vidiodotcom pada tanggal 18 November 2022 – 21 Desember 2022, serta studi literatur seperti buku, artikel ilmiah, artikel online, dan lain-lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Vidio Dot Com melakukan langkah yang cukup tepat dengan menggunakan excuse, justification, apology, dan ingratiation, dan compensation sebagai strategi manajemen krisisnya. Selain itu, PT Vidio Dot Com tidak menggunakan strategi attack the accuser, denial, scapegoat, reminder, dan victimage.
ANALISIS KEDISIPLINAN SISWA SMPN 10 SALATIGA MENYIKAPI PEMUTARAN LAGU INDONESIA RAYA SETIAP PUKUL 10.00 WIB Sardiyosa, Katrine Ananda; Imaduddin, Wildan; Wafa, Muhammad Sirril; Rizal, Tanaya Elghifara Syah; Malihah, Noor
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.8948

Abstract

Student discipline in responding to the playing of the Indonesian national anthem is an important part character of nationalism and respect for national symbols in the school environment. However, in practice, there are still variations in student responses, ranging from punctuality in standing, awareness of following the rules, to respectful behavior while the song is playing. This study aims to analyze the discipline of students at SMP 10 Salatiga in responding to the playing of the Indonesia Raya every day at 10:00 a.m. and to identify the factors that influence this behavior. The study uses a descriptive qualitative approach with observation, interviews, and documentation techniques. Data was obtained from teachers, students, and school officials directly involved in the implementation of this discipline program. The results showed that most students demonstrated disciplined behavior, such as stopping their activities, standing at attention, and following the teacher's instructions, in line with the finding that routine school activities can strengthen moral character and discipline. However, several obstacles were found, such as a lack of supervision at certain points, a low understanding of the meaning of the activities, and differences in individual awareness. In conclusion, student discipline is influenced by the consistency of school rules, teacher role models, and student understanding of the value of nationalism. Strengthening socialization and routine monitoring are necessary to maintain the sustainability of a culture of discipline in schools. ABSTRAK Kedisiplinan siswa dalam menyikapi pemutaran Lagu Indonesia Raya merupakan bagian penting dari pembentukan karakter nasionalisme dan penghargaan terhadap simbol negara di lingkungan sekolah. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan variasi respons siswa, mulai dari ketepatan waktu berdiri, kesadaran mengikuti aturan, hingga sikap menghormati selama lagu diputar. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kedisiplinan siswa SMP 10 Salatiga dalam merespons pemutaran Lagu Indonesia Raya setiap pukul 10.00 WIB serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi perilaku tersebut. Pengabdian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diperoleh dari guru, siswa, dan pihak sekolah yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program kedisiplinan ini. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah menunjukkan sikap disiplin seperti berhenti beraktivitas, berdiri tegap, dan mengikuti instruksi guru, sejalan dengan temuan bahwa kegiatan rutin sekolah dapat memperkuat karakter moral dan kedisiplinan. Namun, beberapa kendala ditemukan, seperti kurangnya pengawasan di titik tertentu, rendahnya pemahaman tentang makna kegiatan, serta perbedaan kesadaran individu. Kesimpulannya, kedisiplinan siswa dipengaruhi oleh konsistensi aturan sekolah, keteladanan guru, dan pemahaman siswa terhadap nilai nasionalisme. Penguatan sosialisasi dan monitoring rutin diperlukan untuk menjaga keberlanjutan budaya disiplin di sekolah.