Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KOLABORASI MUSIK TRADISIONAL KARO DENGAN MUSIK MODERN di KALANGAN MASYARAKAT Anastasius Asa Ginting, Gabriella; Simamora, Samuel; Evrata Perangin angin, Ganmi; Silitonga, Arisando; Hezron Sidauruk, Nicholas
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 5 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i5.2024.2129-2133

Abstract

Studi ini menginvestigasi pengaruh kolaborasi antara musik tradisional Karo dengan musik modern di kalangan masyarakat Sumatera Utara, Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan etnografi sebagai metode penelitian kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi masyarakat terhadap kolaborasi musik ini serta implikasinya terhadap pemeliharaan budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi ini telah memengaruhi masyarakat Karo dengan memberikan lebih banyak kesempatan bagi mereka, khususnya generasi muda, untuk terlibat dalam musik. Meskipun terdapat pergeseran dalam penerimaan terhadap musik modern, penting untuk menjaga keseimbangan antara musik tradisional dan modern, serta menghargai peran penting alat musik tradisional seperti kulcapi dan gendang. Dengan demikian, kolaborasi ini tidak hanya menciptakan harmoni dalam musik, tetapi juga memperkokoh dan memperkaya warisan budaya yang berharga bagi masyarakat Karo dan di luar masyarakat Karo. 
Teknik Pembuatan Sarune Silahisabungan oleh Hery Sipangkar Silitonga, Arisando; Naiborhu, Torang; Sebayang, Vanesia Amelia
Jurnal Pendidikan dan Penciptaan Seni Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Penciptaan Seni - Mei (In-Press)
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jipsi.v6i1.985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik pembuatan Sarune Silahisabungan oleh Hery Sipangkar serta menganalisis fungsi musikalnya dalam konteks budaya masyarakat Silahisabungan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan Hery Sipangkar sebagai narasumber utama sekaligus pengrajin instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan Sarune Silahisabungan dilakukan secara teliti melalui beberapa tahap, meliputi pemilihan bahan utama berupa kayu jior, tanduk kerbau, tempurung kelapa, kuningan, dan alumunium. Selanjutnya, bahan-bahan tersebut dikonstruksi menjadi bagian-bagian utama instrumen seperti ipit-ipit, uttam-uttam, tukko, porda, dan angar-angar sebelum melalui proses pelarasan. Dari segi fungsi, Sarune Silahisabungan memiliki peran penting dalam ensambel Gondang Sitolupulutolu yang digunakan pada berbagai upacara adat. Instrumen ini tidak hanya berfungsi sebagai pengiring musik, tetapi juga sebagai sar