Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelayanan Publik Bakti Sosial dan Pendampingan Ekonomi Kreatif di Kampung Wisata Anyer Desa Tambang Ayam Al-Ra’zie, Zakaria Habib; Gustin, Nindi Riyan; Chrisdiana, Yulvia; Irfansyah, Irfansyah; Apriyanto, Apriyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.964

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan publik bakti sosial dan pendampingan ekonomi kreatif di Kampung Wisata Anyer, Desa Tambang Ayam, merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan memanfaatkan potensi lokal serta keterlibatan aktif warga dalam setiap tahap programnya, diharapkan tercipta keberlanjutan dan kemandirian yang lebih baik dari warga desa. Pada kegiatan ini warga tidak hanya memperoleh bantuan, tetapi juga pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk lebih mengembangkan usaha dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Desa Tambang Ayam merupakan destinasi wisata yang memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi lokal, namun masyarakat setempat masih menghadapi berbagai permasalahan seperti kurang maksimalnya pengetahuan dalam pengelolaan usaha, minimnya akses terhadap informasi dan pelatihan, serta membutuhkan penguatan dalam pembangunan mental keluarga khususnya terhadap anak-anak. Untuk mengatasi permasalahan ini, pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui dua metode utama yaitu pelayanan publik bakti sosial dan pendampingan ekonomi kreatif. Pelayanan publik bakti sosial berfokus pada sosialisasi perlindungan dan penguatan mental anak, pemeriksaan kesehatan gratis warga, pembinaan mental keagamaan, sementara pendampingan ekonomi kreatif akan memberikan pelatihan dan bimbingan kepada masyarakat dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Kegiatan yang dilaksanakan adalah pendekatan terintegrasi yang melibatkan berbagai stakeholder dan bekerjasama dengan Ikatan Dosen Republik Indonesia (IDRI) Provinsi Banten.
LITERASI DIGITAL DAN PEMBENTUKAN KESIAPAN ASN DIGITAL: PERAN MEDIASI PENERIMAAN TEKNOLOGI PADA MAHASISWA ADMINISTRASI PUBLIK Mulya, Nico Pranata; Gustin, Nindi Riyan; Permana , Frans Dika; Lestari , Nida Silvia
JianE (Jurnal Ilmu Administrasi Negara) Vol. 8 No. 1 (2026): JianE: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jan.v8i1.10820

Abstract

This study aims to examine the effect of digital literacy on digital readiness among prospective civil servants, with technology acceptance serving as a mediating variable. The sample consisted of 150 undergraduate students enrolled in the Public Administration program at Universitas Pamulang, Serang Campus. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.0 software. The results indicate that digital literacy has a positive and significant effect on digital readiness among prospective civil servants (β = 0.346, p < 0.05). Digital literacy also significantly influences technology acceptance (β = 0.667, p < 0.05), while technology acceptance positively and significantly affects digital readiness (β = 0.423, p < 0.05). Mediation analysis reveals that technology acceptance partially mediates the relationship between digital literacy and digital readiness (β = 0.282, p < 0.05). The proposed model explains 49.4% of the variance in digital readiness. These findings contribute to the literature by integrating the Digital Competence Framework and the Technology Acceptance Model to explain individual-level digital readiness in the public sector context. Practically, the study provides insights for higher education institutions in designing curricula that strengthen digital competencies and foster positive attitudes toward technology to prepare graduates for digital government transformation.