Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN HUMAS DISKOMINFO DALAM PENGELOLAAN INFORMASI PEMERINTAH DAERAH Saffira Rustandi, Resyiana; Fitria Rahma, Laila; Vidya Marlayza, Nazalla; Amelia, Intan; Miftahul Jannah, Zikra; Sulistiani, Dwi; Alamsyah Kusumadinata, Ali
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): JP2N: September- Desember 2025
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/37bxz088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran Humas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor dalam mengelola informasi publik. Sebagai bagian dari pemerintah, Humas memiliki tugas penting sebagai penghubung antara pemerintah dengan masyarakat, agar informasi yang disampaikan dapat akurat, transparan, dan dapat dipercaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui observasi langsung selama kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dan wawancara dengan staf Humas Diskominfo, dengan cara menganalisa data, serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat peran tersebut telah diterapkan dengan baik oleh Humas Diskominfo. Dalam peran sebagai penasihat ahli, Humas memberikan saran strategis dalam penyusunan pesan kebijakan publik. Dalam peran sebagai fasilitator komunikasi, Humas mengelola media sosial dan website resmi sebagai alat utama untuk berinteraksi dengan masyarakat. Dalam peran sebagai fasilitator pemecahan masalah, Humas aktif menjawab isu hoaks, seperti dalam kampanye digital “Bogor Lawan Hoaks”. Dalam peran sebagai teknisi komunikasi, Humas membuat konten digital, mencatat kegiatan pemerintah, serta melakukan evaluasi terhadap publikasi melalui media monitoring. Secara keseluruhan, Humas Diskominfo berperan penting dalam memperkuat citra positif pemerintah daerah melalui komunikasi publik yang terbuka, akurat, dan melibatkan masyarakat.
Strategi Komunikasi Digital Pelaku UMKM dalam Meningkatkan Daya Tarik Konsumen di Era Media Sosial Saffira Rustandi, Resyiana
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/bv8zcs69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menggunakan srategi komunikasi digital dalam meningkatkan daya tarik konsumen melalui media sosial. Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara UMKM memasarkan produk dan berinterkasi dengan pembeli. Meski demikian, masih banyak pelaku usaha yang mengalami kesulitan dalam memanfaatkan media sosial secara efektif karena rendahnya kemampuan dalam menggunakan teknologi dan keterbatasan sumber daya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan cara mengumpulkan data melalui wawancara daring menggunakan Google Form terhadap empat pelaku UMKM di wilayah Kp. Pasanggrahan Cisarua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform seperti WhatsApp, Instagram, dan TikTok digunakan sebagai media utama karena mudah diakses dan mampu menjangkau banyak orang. Strategi yang digunakan mencakup penggunaan konten secara rutin, melakukan interaksi aktif dengan konsumen melalui pesan dan komentar, serta memanfaatkan fitur promosi digital untuk meningkatkan partisipasi. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, kurangnya ide kreatif, serta adanya tanggapan negatif dari konsumen. Beberapa pelaku usaha mengatasi masalah ini dengan merekrut orang yang mengelola media sosial atau mengikuti pelatihan tentang pemasaran digital. Secara keseluruan, strategi komunikasi digital terbukti bisa memperkuat hubungan antara pelaku UMKM dan konsumen, meningkatkan citra merek, serta mendorong ketetapan pelanggan. Selain itu, penelitian ini juga menegaskan pentingnya peningkatan literasi digital, kreativitas, dan adaptasi terhadap perubahan algoritma media sosial agar strategi yang di tetapkan lebih efektif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi panduan sekaligus referensi praktis bagi UMKM lain dalam memaksimalkan penggunaan media sosial sebagai sarana komunikasi dan pemasaran yang strategis, inovatif, dan berkelanjutan di era digital saat ini.