Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dampak Komunikasi Digital terhadap Strategi Promosi Modern Ayunisa Nurrahmah; Laila Fitria Rahma; Muhammad Haikal Rizqi; Moh Maulana Nur Ramadani; Vidya Marlayza, Nazalla
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 6 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i6.18881

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam dua dekade terakhir telah mengubah cara bisnis berkomunikasi dengan konsumennya. Digitalisasi memungkinkan komunikasi yang lebih interaktif, cepat, dan personal, terutama dalam strategi pemasaran. Penelitian ini membahas peran komunikasi digital dalam pemasaran dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial dan content marketing menjadi faktor utama dalam membangun keterlibatan konsumen dan memperkuat citra merek. Studi kasus Looke Cosmetics menggambarkan bagaimana penggunaan TikTok dan influencer marketing dapat meningkatkan daya tarik dan efektivitas promosi. Dengan strategi yang tepat, pemasaran digital dapat menciptakan hubungan jangka panjang antara merek dan konsumen serta memberikan dampak yang lebih luas dalam industri. Studi ini menerapkan metode kualitatif dengan melakukan analisis literatur untuk meneliti dampak komunikasi digital pada pemasaran, terutama melalui pemasaran konten. Studi kasus Looke Cosmetics menunjukkan bahwa platform seperti TikTok berhasil meningkatkan keterlibatan audiens dan membangun citra merek. Komunikasi digital berpengaruh pada sikap audiens dalam aspek kognitif, afektif, dan konatif. Walaupun efektif, pendekatan ini menemui tantangan seperti menjaga konsistensi produksi konten dan ancaman terhadap reputasi, sehingga diperlukan cara yang adaptif dan berkelanjutan.
PERAN HUMAS DISKOMINFO DALAM PENGELOLAAN INFORMASI PEMERINTAH DAERAH Saffira Rustandi, Resyiana; Fitria Rahma, Laila; Vidya Marlayza, Nazalla; Amelia, Intan; Miftahul Jannah, Zikra; Sulistiani, Dwi; Alamsyah Kusumadinata, Ali
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): JP2N: September- Desember 2025
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/37bxz088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran Humas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor dalam mengelola informasi publik. Sebagai bagian dari pemerintah, Humas memiliki tugas penting sebagai penghubung antara pemerintah dengan masyarakat, agar informasi yang disampaikan dapat akurat, transparan, dan dapat dipercaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui observasi langsung selama kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dan wawancara dengan staf Humas Diskominfo, dengan cara menganalisa data, serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat peran tersebut telah diterapkan dengan baik oleh Humas Diskominfo. Dalam peran sebagai penasihat ahli, Humas memberikan saran strategis dalam penyusunan pesan kebijakan publik. Dalam peran sebagai fasilitator komunikasi, Humas mengelola media sosial dan website resmi sebagai alat utama untuk berinteraksi dengan masyarakat. Dalam peran sebagai fasilitator pemecahan masalah, Humas aktif menjawab isu hoaks, seperti dalam kampanye digital “Bogor Lawan Hoaks”. Dalam peran sebagai teknisi komunikasi, Humas membuat konten digital, mencatat kegiatan pemerintah, serta melakukan evaluasi terhadap publikasi melalui media monitoring. Secara keseluruhan, Humas Diskominfo berperan penting dalam memperkuat citra positif pemerintah daerah melalui komunikasi publik yang terbuka, akurat, dan melibatkan masyarakat.
Peran Kredibilitas  Influencer  Dalam Proses Komunikasi Persuasif Terhadap Keputusan Pembelian Produk Kecantikan Di Tiktok(Studi Kasus  Influencer  Kecantikan) Vidya Marlayza, Nazalla
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/nf79p545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran kredibilitas influncer dalam komunikasi persuasif terhadap pertimbangan Keputusan pembelian produk kecantikan di platform TikTok. Kajian ini tidak berfokus pada pengukuran tingkat pengaruh secara kuantitatif, melainkan pada pemahaman proses komunikasi serta cara audiens menafsirkan pesan yang di sampaikan. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk menggali pengalaman dan pandangan audiens secara mendalam. pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap enam pengguna TikTok yang secara aktif mengonsumsi konten ulasan produk kecantikan, serta dilengkapi dengan observasi terhadap konten video dan interaksi audiens pada kolom komentar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas Influencer dipersepsikan audiens melalui kompetensi dalam menjelaskan produk, keterbukaan dalam menyampaikan pengalaman penggunaan, serta daya tarik gaya komunikasi. Aspek – aspek tersebut membuat pesan yang disampaikan lebih mudah diterima dan dipertimbangkan oleh audiens. Meskipun demikian, kredibilitas Influencer tidak secara langsung menentukan terjadinya pembelian. Audiens tetap melakukan seleksi informasi dengan mempertimbangkan kesesuaian produk dengan kebutuhan pribadi, kondisi kulit, serta faktor harga dan pengalaman sebelumnya. Proses komunikasi persuasif dalam konteks ini berlangsung secara kontekstual dan bersifat interpretatif. Audiens berperan aktif dalam menilai dan memaknai informasi, sehingga keputusan pembelian muncul sebagai hasil pertimbangan rasional yang melibatkan berbagai faktor. Temuan ini menunjukkan bahwa konten Influencer lebih berfungsi sebagai sumber referensi dan sarana membangun pemahaman awal mengenai produk kecantikan, bukan sebagai pemicu langsung tindakan pembelian. Oleh karena itu, kajian komunikasi pemasaran digital perlu memberi perhatian pada proses pemaknaan audiens sebagai bagian penting dalam memahami efektivitas komunikasi persuasif.