Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kurikulum Alkitab yang Terintegrasi dalam Membangun Karakter Kristiani Anak di Era Digital Seli, Emi; Oktavia, Eny
Proceeding National Conference of Christian Education and Theology Vol. 3 No. 2 (2025): Developing Christian Spirituality in the Digital Age
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Teologi Simpson Ungaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46445/nccet.v3i2.1110

Abstract

Era digital membawa tantangan signifikan bagi pembentukan karakter anak, karena mereka terpapar media sosial, budaya instan, dan nilai-nilai sekuler yang sering menyingkirkan nilai Kristiani dalam pendidikan modern. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kurikulum yang terintegrasi dengan Alkitab untuk membimbing anak membangun karakter Kristiani secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan kurikulum Alkitab di era digital, mengembangkan konsep kurikulum terintegrasi berbasis iman, dan menguji efektivitasnya dalam membentuk karakter Kristiani anak. Landasan teori penelitian ini mencakup pendidikan Kristen sebagai proses pembentukan citra Allah (Imago Dei), integrasi iman dan ilmu, pendidikan karakter, serta teori kurikulum terintegrasi. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan subjek anak-anak sekolah minggu atau siswa Kristen SD. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan studi pustaka. Sementara analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan validasi ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum konvensional belum memadai untuk menghadapi era digital, dan anak lebih responsif terhadap pembelajaran digital interaktif. Materi Alkitab terbukti lebih efektif bila diintegrasikan dengan media modern. Model kurikulum terintegrasi yang dikembangkan mencakup konten berupa kisah Alkitab yang dikaitkan dengan aplikasi hidup nyata, metode hybrid learning (tatap muka dan digital), penggunaan media seperti video, aplikasi Alkitab anak, dan game edukasi, serta evaluasi berbasis penilaian karakter dan perilaku. Pembahasan menegaskan bahwa kurikulum terintegrasi mendukung spiritual formation, membantu anak menghadapi arus sekularisasi digital, dan sejalan dengan visi gereja dalam membentuk generasi berkarakter Kristiani. Kesimpulannya, kurikulum Alkitab terintegrasi merupakan solusi strategis untuk membentuk iman dan karakter anak di era digital, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan Kristen kontemporer.
Critical Pedagogy and the Crisis of Humanization in Education: An Analysis of the Dehumanization of the Education System and Efforts for Restoration Through the Perspective of the Theology of Imago Dei Seli, Emi; Oktavia, Eny
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 3 No. 11 (2026): Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/enrichment.v3i11.614

Abstract

Christian Religious Education (Pendidikan Agama Kristen / PAK) is called to be a human praxis that affirms the dignity of human beings as God's creation. However, in the context of modern education, PAK also faces a humanization crisis due to the dominance of instrumental paradigms, competition orientation, and cognitive achievement-based assessments that reduce students to objects of the system. This article aims to analyze dehumanization in the education system through a critical pedagogical perspective and to formulate PAK’s theological contribution in restoring human dignity based on the concept of imago Dei. This research uses a literature review method with a reflective-critical and interdisciplinary approach, integrating the critical pedagogical thought of Paulo Freire, Henry A. Giroux, and Peter McLaren with the theological reflections of Karl Barth and John R. Middleton. The results of the study show that an education system that emphasizes efficiency, quantitative evaluation, and structural compliance has implications for the alienation of students and weakens the spiritual and relational dimensions of education. Critical pedagogy provides a framework for liberation through dialogical and transformative education, while imago Dei theology affirms the ontological and ethical foundations of PAK as a restorative pedagogy. This article concludes that the integration of critical pedagogy and imago Dei theology strengthens the role of PAK as a liberating praxis of faith, restoring human dignity, and presenting an education oriented toward love, justice, and solidarity.