Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan ( PMT) Lokal Terhadap Perbaikan Status Gizi Balita Stunting Di Wilayah Pulliwa Nur, Hamdan; Arfan, Farmin; Mentari, Nur
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 9, No 2 (2025): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v9i2.1010

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, terutama pada balita pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Balita stunting berisiko mengalami hambatan pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan peningkatan morbiditas jangka panjang. Pemerintah telah mengupayakan berbagai intervensi, termasuk pemberian makanan tambahan berbahan lokal sebagai strategi untuk memperbaiki status gizi dan menurunkan prevalensi stunting di komunitas. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian makanan tambahan (PMT) lokal terhadap perbaikan status gizi balita stunting di Desa Pulliwa Kecamatan Bulo Kabupaten Polewali Mandar. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus, melibatkan tiga balita stunting berusia 36–48 bulan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Intervensi berupa pemberian PMT lokal berbahan dasar telur, ayam, tempe, ubi, sayuran, dan buah-buahan diberikan selama dua minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan pengukuran antropometri (BB/U, TB/U, BB/TB) sebelum dan setelah intervensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan berat badan sebesar 0,3–0,7 kg dan tinggi badan sebesar 0,2–0,4 cm pada seluruh subjek. Selain itu, ditemukan peningkatan nafsu makan dan respons positif anak terhadap variasi makanan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa PMT berbasis pangan lokal memberikan kontribusi terhadap perbaikan status gizi balita stunting dalam jangka pendek dan dapat diterapkan secara berkelanjutan di masyarakat. Disarankan agar edukasi gizi bagi orang tua ditingkatkan serta penelitian lanjutan dilakukan dengan durasi lebih panjang dan jumlah sampel lebih besar.
Enhancing Small Business Competitiveness through Product Packaging Innovation and Digital Marketing Integration Leni, Puspa; Mulya, Jumiatul; Monata, Deri; Mentari, Nur; Eliza, Eliza
International Journal of Social Science and Community Service Vol. 4 No. 1 (2026): January
Publisher : CV. Proaksara Global Transeduka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70865/ijsscs.v4i1.119

Abstract

Traditional home-based industries in rural areas often face significant market stagnation due to poor product presentation and limited digital engagement. This study addresses the marketing and presentation gaps faced by the Bakti Nagari Women Farmers Group (WFG) in West Padang Panjang of West Sumatra, where suboptimal packaging and a lack of digital literacy hindered growth. The primary objective was to modernize fried shallot products through knowledge sharing and practical training in professional packaging and social media marketing. Utilizing a qualitative research design, the methodology involved a multi-stage intervention comprising field observations, socialization, technical demonstrations, and digital market activation. Results indicate a significant improvement in participants' understanding of packaging diversification and digital content creation. Specifically, the adoption of professional labeling and ziplock packaging enhanced product value, while training in platforms like Instagram and TikTok expanded the group's market reach beyond local boundaries. This study concludes that bridging the digital divide through creative skills is essential for economic independence. These findings imply that community empowerment programs must transition from production-focused support to integrated marketing strategies to ensure long-term sustainability for micro-enterprises.