Muzdaliva, Nadlifatul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Metode Pembelajaran Diskusi Anak-Anak, Penerapan Pembelajaran Inovatif di MI Roudlotul Ulum Mojokerto Listyawati, Muklisatum; Muzdaliva, Nadlifatul
Amaliyatu Tadris Vol. 4 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning is a process carried out by individuals to obtain a new change in behavior as an experience in interacting with their environment. The aim of this research is to find out the existence of children's discussion learning methods, the application of innovative learning in grade 4 MI Roudlotul Ulum Mojokerto is important. This study uses a qualitative method. Qualitative methods are methods that focus on in-depth observation. Therefore, the use of qualitative methods in research can produce a more comprehensive study of a phenomenon. Data collection techniques obtained from the results of observations and tests on the application of the discussion method have been proven to increase children's achievement, courage, expressing opinions, and children's argumentation. A teacher can be said to be successful in the learning process if a teacher is able to carry out the method according to the steps of the method effectively. According to Hamdani (2010: 55) the way to measure effectiveness is to determine the transferability of the principles being studied. To be able to properly assess the effectiveness of a method, researchers want to examine one method that is often used by teachers, namely the discussion method. Belajar merupakan suatu proses yang dilakukan individu memperoleh suatu perubahan tingkah laku baru sebagai pengalaman dalam interaksi dengan lingkungannya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya metode pembelajaran diskusi anak-anak, penerapan pembelajaran inovatif di MI Roudlotul Ulum Mojokerto kelas 4 itu penting adanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif.  Metode kualitatif merupakan metode yang fokus pada pengamatan yang mendalam Oleh karenanya, penggunaan metode kualitatif dalam penelitian dapat menghasilkan kajian atas suatu fenomena yang lebih komprehensif. Teknik pengumpulan data di peroleh dari hasil observasi dan tes penerapan metode diskusi terbukti dapat meningkatkan prestasi anak, keberanian, mengemukakakn pendapat, serta anak telah beragumentasi. Seorang guru dapat dikatakan berhasil dalam proses pembelajaran apabila seorang guru sudah mampu untuk menjalakan metode sesuai dengan langkah-langkah dari metode secara efektif. Menurut Hamdani (2010: 55) cara untuk mengukur efektivitas adalah dengan menentukan cara transferbilitas (kemampuan memindahkan) prinsip-prinsip yang dipelajari. Untuk dapat menetili efektivitas suatu metode dengan baik, peneliti ingin meneliti satu diantara metode yang sering digunakan oleh guru yaitu metode diskusi.
PENGELOLAAN KELAS PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS 3 DI MI NURUL HIDAYAH Putri, Febby; Filmaulidah, Nur Annisa'; Nuzula, Annisa Rohmatin; Hayati, Lutfiyah Nur; Muzdaliva, Nadlifatul
AL KAYYIS Vol 7 No 1 (2024): April - September
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/rbzc1t85

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dampak pengelolaan kelas pada pembelajaran tematik kelas III di MI Nurul Hidayah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini yakni siswa siswi kelas III MI Nurul Hidayah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara guru dan siswa serta dokumentasi. Hal-hal yang menjadi kasus utama dalam penelitian ini dijabarkan dengan jelas. Temuan studi menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman yang baik tentang model dan metode untuk memimpin kelas, bahwa mereka sangat ekspresif ketika menggunakan strategi pengelolaan kelas, dan bahwa mereka terampil dalam mengontrol interaksi dan menjaga area belajar tetap rapi dan teratur. Tata letak meja kursi menjadi jawaban dalam penelitian yang telah dilakukan. Hasil dari penelitan ini yakni siswa menjadi lebih mudah dalam memahami pembelajaran khususnya pembelajaran tematik, karena mereka dapat lebih leluasa dalam berbagi pengetahuan dengan teman yang lebih memahami atau sebaliknya. Siswa juga merasa pembelajaran tematik jauh lebih menarik dengan diterapkannya pengelolaan kelas. Penerapan pengelolaan kelas pada pembelajaran tematik ini pula guru menjadi lebih muda dalam melakukan penilaian baik akademik, maupun keterampilan, karena dapat melihat perbedaan siswa dari setiap kelompok.