Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN E-MODULES BERBASIS LINKTREE DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VIII-I SMP NEGERI 1 BALONGBENDO SIDOARJO Kurniawati, Maulida
Indonesian Journal of Linguistics Vol. 1 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Linguistics
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/ijl.v1i1.1

Abstract

Abstrak Pada awal Maret 2020, pandemi COVID-19 mengganggu berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2020 yang berisi pedoman penyelenggaraan pembelajaran dari rumah pada masa darurat COVID-19. Pada masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) ini, SMP Negeri 1 Balongbendo memanfaatkan pendekatan pembelajaran daring melalui aplikasi seperti WhatsApp dan Google Classroom, serta media seperti YouTube, Google Meet, Zoom, dan PowerPoint. Meskipun ada upaya-upaya ini, keterlibatan siswa masih rendah, sebagian karena kebutuhan untuk membuat akun Google untuk mengakses Google Kelas. Penelitian ini menggunakan metode AKPL dan USG, dengan sampel 10% dari 360 siswa kelas 8 yang berjumlah 36 peserta. Teknik pengumpulan data meliputi angket, observasi lapangan, dan tes. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa mengalami kebosanan ketika menggunakan WhatsApp dan Google Classroom, serta YouTube, Google Meet, Zoom, dan PowerPoint untuk pembelajaran online. Sebaliknya, pengenalan e-modul berbasis Linktree secara signifikan menarik minat siswa. Meningkatnya minat tersebut dibuktikan dengan partisipasi aktif dalam pembelajaran online, penyerahan tugas tepat waktu, dan feedback positif dari kuesioner yang diberikan.
Strategi Pemasaran Dan Pengelolaan Keuangan Pada Program "Bank Sayur" Hidroponik Rumah Tangga Berbasis Ekonomi Berkelanjutan Wicahyono, Agus; Fiqi Hidayatulloh, Muhammad; Kurniawati, Maulida; Kristanti, Kristanti; Fitri Indriyani, Desi
Literasi Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang Jl. Rangga Sentap, Dalong Sukaharja, Ketapang 78813. Telp. (0534) 3030686 Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/75h1ev60

Abstract

Access to fresh and healthy vegetables in urban areas remains limited due to dependence on external supplies, leading to high costs and reduced product freshness. The Community Service Program (PkM) “Vegetable Bank” serves as a solution to empower households to produce small-scale, pesticide-free hydroponic vegetables, while simultaneously strengthening household economies through a collective marketing system. This activity was carried out in Gedog Wetan Village, Turen Subdistrict, Malang Regency, in June 2025, involving community health workers (Kader), youth organizations (Karang Taruna), and village officials as target partners.The implementation consisted of five main stages: survey and socialization, technical training, cultivation assistance, marketing simulation and financial recording, and final evaluation. The methods employed included hydroponic training, application of the marketing mix (4Ps), and training in basic financial recording. As a result, participants were able to produce high-quality vegetables, market their products both locally and online, and independently prepare financial reports. This program not only improved family skills and income, but also created a community-based local food resilience model that can be replicated