Sukandi , M Jufri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA ORANG TUA DAN ANAK DENGAN MENGGUNAKAN BAHASA DAERAH DI KELURAHAN TOPO Mansur, Raisal; A Koja, Nur Akbar; Sukandi , M Jufri
Garolaha Social Humaniora Journal Vol. 2 No. 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nuku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas komunikasi antara orang tua dan anak dengan berkomuniksi menggunakan bahasa daerah (Bahasa Tidore). Faktor-faktor yang mempengaruhi tidak efektifnya komunikasi interpersonal antara orang tua dengan anak mengunakann Bahasa Daerah yaitu faktor pergaulan, faktor lingkungan dan faktor komunikasi antara anak dan oarang tua di dalam rumah.  Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan cara melakukan observasi lapangan, wawancara secara dalam terhadap informan. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu editing dan interpretasi dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa efektivitas komunikasi interpersonal orang tua dan anak dengan menggunakan Bahasa Daerah di Kelurahan Topo Efektif
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA DALAM MENINGKATKAN PENGUNJUNG DI BENTENG TAHULA Angga, Muhammad; A Koja, Nur Akbar; Sukandi , M Jufri
Garolaha Social Humaniora Journal Vol. 3 No. 1 (2026): MARET
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nuku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi pemasaran adalah upaya untuk menginformasikan produk atau jasa guna menarik minat konsumen agar mengenal, membeli, dan menjadi pelanggan. Dalam konteks objek wisata yang dikelola pemerintah, komunikasi pemasaran bertujuan menarik pengunjung ke lokasi wisata, yang berkontribusi pada ekonomi lokal dan pendapatan asli daerah.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada penerapan strategi komunikasi pemasaran oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tidore Kepulauan dalam meningkatkan pengunjung Benteng Tahula, serta faktor kendala yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Dinas Kebudayaan dan Pariwisata telah menerapkan strategi komunikasi pemasaran, belum semua aspek komunikasi pemasaran diterapkan secara efektif, seperti kondisi tempat, produk, harga, dan promosi. Selain itu, ada dua kendala utama: (1) kewenangan pembangunan sarana prasarana yang berada di tingkat provinsi, sehingga Dinas Kota Tidore terbatas dalam mengatur infrastruktur; dan (2) keterbatasan anggaran yang menghambat pengembangan infrastruktur yang memadai untuk kenyamanan pengunjung. Akibatnya, tidak ada produk yang ditawarkan, seperti makanan, minuman, atau layanan lainnya yang dapat mendukung promosi objek wisata. Saran dari penelitian ini adalah: (1) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata perlu memperoleh kewenangan dan anggaran yang lebih besar untuk pengembangan sarana prasarana dan penerapan strategi komunikasi pemasaran yang lebih efektif; (2) penelitian lanjutan diperlukan untuk mengkaji pelaksanaan kebijakan pengelolaan dan pengembangan objek wisata Benteng Tahula.