Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Comparing Spiritual Narratives of Ibn Jubayr and Nizami Muhammad Ihwan Safrudin; Muhammad Haidar Gibran; Aria Raizal Muhammad; Nurholis
Journal of Literature Review Vol. 1 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zfxwc548

Abstract

This comparative study analyzes the narrative and spiritual themes in two foundational works of Islamic literary tradition: A Pilgrimage to Mecca (a rihla or travelogue) by the 12th-century Andalusian scholar Ibn Jubayr, and Star-Crossed Lovers or Layla and Majnun (a masnavi or epic poem) by the Persian poet Nizami Ganjavi. Despite originating from different genres, languages, and purposes, one being a factual travel account and the other being an allegorical romance. Both masterpieces convergently explore the transformative journey of the human soul. Ibn Jubayr's work presents the physical Hajj as a profound spiritual pilgrimage. Through meticulous empirical observation of sacred sites and Muslim communities, his narrative transcends mere reportage to become a reflection on divine order, personal piety, and the unity of the Ummah. Conversely, Nizami's tragic tale of the "Star-Crossed Lovers" uses the framework of unrequited worldly love as a powerful Sufi metaphor. Majnun's madness and his longing for Layla symbolize the soul's total and self-annihilating (fana) quest for union with the Divine. By analyzing the narrative structures, thematic parallels, stylistic devices, and socio-historical contexts of both texts drawing upon analyses by Netton (1996) and Chelkowski (1975). This research aims to demonstrate how the journey narrative, whether literal or metaphorical, functions as a primary vehicle for spiritual articulation. Ultimately, this comparison highlights the diversity and depth of spiritual expression in the classical Islamic world, where the path to God could be mapped through both a real journey in the world and through the inner landscape of the human heart.
Pentingnya Pendidikan Gender dan Pencegahan KDRT di Sekolah Aria Raizal Muhammad; Bila Syagitha Aprilia; Marissa Fatima
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/w3q23p97

Abstract

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan masalah sosial kompleks yang berakar pada ketimpangan relasi gender yang tertanam sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran strategis pendidikan gender di sekolah sebagai upaya preventif terhadap KDRT, serta menganalisis tantangan dan model implementasinya. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, penelitian ini menelaah literatur relevan untuk membangun argumen tentang urgensi pendidikan gender di lingkungan sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama terletak pada rendahnya pemahaman konsep gender di kalangan pelajar, yang diperparah oleh materi ajar dan lingkungan pendidikan yang masih bias gender sehingga melanggengkan stereotip. Sebagai solusi, penelitian ini mengusulkan pendekatan yang tidak hanya menciptakan mata pelajaran baru, melainkan mengintegrasikan nilai-nilai kesetaraan gender ke dalam kurikulum yang sudah ada, seperti PPKn, Sejarah, dan Bahasa Indonesia. Keberhasilan strategi ini harus didukung oleh tiga pilar utama: (1) inovasi bahan ajar yang bebas dari stereotip, (2) peningkatan kapasitas guru sebagai agen perubahan yang sadar gender, dan (3) penciptaan budaya sekolah yang inklusif dengan kebijakan nol toleransi terhadap kekerasan. Implementasi ini diharapkan dapat membentuk generasi yang menghargai kesetaraan, menolak kekerasan, dan mampu secara aktif mencegah KDRT dalam kehidupan mereka kelak.