Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Harmoni dalam Ajaran: Nilai-Nilai Pendidikan Berbasis Hati dalam Nashaihul ‘Ibad dan Relevansinya terhadap Pendidikan Karakter Bangsa di Indonesia Harto, Jemmy; Muhibi, Ahmad; Shoheh, Muhamad
ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab Vol. 6 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Direktorat Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/abhats.vol6.iss2.art13

Abstract

This article examines the relevance of the concept of heart-based education embedded in the book Nashaihul ‘Ibad by Sheikh Nawawi al-Bantani to Indonesia's national character education program. The study is motivated by the challenges of moral and cultural degradation and consumerism in the modern era. Using a qualitative approach with a literature study, this article analyzes the ethical educational values centered on the purification of the soul (tazkiyat al-nafs) and compares them with the pillars of national character education. The findings indicate that Sheikh Nawawi’s teachings focused on cultivating honest, responsible, and simple Islamic character can serve as a robust theoretical foundation and practical model to strengthen Indonesia’s national education system in producing human resources with noble character.  [Artikel ini mengkaji relevansi konsep pendidikan hati yang terkandung dalam kitab Nashaihul ‘Ibad karya Syekh Nawawi al-Bantani terhadap program pendidikan karakter nasional di Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan degradasi moral dan budaya konsumerisme di era modern. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan, artikel ini menganalisis nilai-nilai pendidikan akhlak yang berpusat pada penyucian hati (tazkiyat al-nafs) dan mengkomparasinya dengan pilar-pilar pendidikan karakter nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran Syekh Nawawi, yang berfokus pada pembentukan karakter Islami yang jujur, bertanggung jawab, dan sederhana, dapat menjadi fondasi teoretis yang kuat dan model praktis untuk memperkuat sistem pendidikan nasional dalam mencetak sumber daya manusia yang berakhlak mulia.]