Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Kelas 4 SDN 1 Sidamulya Wahyuni, Novia Sri; Kusumah, Rita
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 16 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/edukasi.v16i2.11592

Abstract

This research aims to determine students' critical thinking abilities after applying the problem based learning model to mathematics learning with equivalent fraction material. This research uses an experimental method with a one group pretest posttest design. The sample used in this research was 21 class IV students at SDN 1 Sidamulya. The instrument used in this research was a written test in the form of essay questions. Sampling was carried out using a saturated sampling technique, namely a sampling technique when members of the population are used as samples. The data analysis technique used is the Paired Sample Test, which previously tested the prerequisites, namely normality and homogeneity. The results of this research show that the results of the Paired Sample Test of critical thinking skills were obtained by students before and after using the problem based learning model with Sig. of 0.000. Where 0.001 < 0.05 then ?? is rejected and ?? is accepted, meaning that there is a difference in students' critical thinking abilities in learning mathematics using the PBL model for class IV students at SDN 1 Sidamulya. So, it can be concluded that in this research the Problem Based Learning (PBL) model has an influence on students' critical thinking abilities in learning mathematics.
LAKAR BERES: LAVANA KESEHATAN JIWA REMAJA BERSAMA SEKOLAH DI KABUPATEN SUMENEP Wahyuni, Novia Sri
Jurnal Karaton Vol 3 No 2 (2024): Karaton: Jurnal Inovasi Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama ini kesehatan jiwa remaja belum pernah dilakukan skrining, sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS), survei kesehatan mental nasional pertama yang mengukur angka kejadian gangguan mental pada remaja 10 – 17 tahun di Indonesia, menunjukkan bahwa satu dari tiga remaja Indonesia memiliki masalah kesehatan mental sementara satu dari dua puluh remaja Indonesia memiliki gangguan mental dalam 12 bulan terakhir. Dari hasil analisis masalah dan pentingnya deteksi dini dan penanganan dini pada kesehatan jiwa anak sekolah, maka inovasi “LAKAR BERES” ini dilaksanakan. Tujuan dari penulisan inovasi ini, adalah untuk Meningkatkan penilaian kinerja puskesmas untuk pelayanan kesehatan jiwa; Melakukan pelayanan kesehatan jiwa pada anak sekolah; Meringkas dan membuat skrining yang efisien terhadap waktu, tenaga dan biaya. Sedang manfaat yang bisa diperoleh, yaitu Melakukan skrining jiwa dengan lebih mudah; Masyarakat dapat mengakses langsung skrining jiwa; Masyarakat dapat melakukan konsultasi online melalui PJ jiwa/ ketua tim inovasi. Dalam penulisan ini, penulis melakukan review dan menganalisis secara kritis atas berbagai sumber literatur yang terpilih dan mempunyai aspek kebaruan secara tinjauan pengetahuan. Dalam penulisan inovasi ini, dapat disimpulkan bahwa : Inovasi ini dimulai dengan pencetusan ide setelah evaluasi triwulan 2 bulan Juni 2022, didapatkan program kesehatan jiwa tidak berjalan dengan baik. Dari segi penilaian kinerja dan pedoman skrining kesehatan anak sekolah.Inovasi “LAKAR BERES: Layanan Kesehatan Jiwa Remaja Bersama Sekolah ” dibuat untuk mengatasi permasalahan pelayanan kesehatan jiwa di Puskesmas Pamolokan. Baik untuk skrining jiwa anak sekolah maupun skrining usia ≥ 15 tahun (SMA). Pelayanan kesehatan jiwa diharapkan bisa dilakukan di tahap skrining sampai intervensi lanjutan untuk pencegahan gangguan jiwa di kemudian hari.