p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Serina Abdimas
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA SOSIAL DALAM KEWIRAUSAHAAN Utama, Louis; Alecia, Brigitta; Delvina, Felita
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i4.28329

Abstract

The role of social media in this era is not only intended as a communication tool to convey a message. In entrepreneurship, the role of social media is currently very important because it is a medium that can be used to introduce the goods or services offered, a means of education so that trust arises from consumers and potential consumers and finally as a means for carrying out transactions. Many young people do not understand the use of social media in creating content so that it can suit the needs of consumers and potential consumers. Community service program with training methods through seminars held with partners, Tarsisius I High School. This activity aims to help the young generation to be able to use the right strategy in using social media in order to increase the entrepreneurial spirit in creating start-up businesses in the future. Peran media sosial dalam era ini tidak hanya diperuntukan dalam alat komunikasi untuk menyampaikan sebuah pesan. Dalam kewirausahaan peran media sosial saat ini sangat penting dikarenakan merupakan media yang dapat digunakan untuk mengenalkan barang atau jasa yang ditawarkan, sarana edukasi agar munculnya kepercayaan dari konsumen dan calon konsumen serta yang terakhir adalah sebagai sarana untuk melakukan transaksi. Banyak generasi muda kurang memahami pemanfaatan penggunaan media sosial dalam membuat isi sehingga dapat sesuai dengan kebutuhan dari konsumen dan calon konsumen .Program pengabdian kepada masyarakat dengan metode pelatihan melalui seminar yang diselenggarakan dengan mitra yaitu SMA Tarsisius I. Kegiatan ini mempunyai tujuan untuk dapat membantu generasi muda untuk dapat menggunakan strategi yang tepat dalam menggunakan media sosial agar dapat meningkatkan semangat kewirausahaan dalam membuat usaha rintisan di masa mendatang
PELATIHAN LITERASI KEUANGAN UNTUK MENUMBUHKAN USAHA KREATIF WARGA TANJUNG DUREN UTARA Utama, Louis; Alecia, Brigitta; Putra, Jonathan; Chandra, Toby Benaya
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.31980

Abstract

In the current uncertain economic conditions, of course people need information and knowledge about how to manage finances wisely, well and carefully, especially within Indonesian families. Currently, they are quite far behind compared to neighboring countries in the Southeast Asia region regarding the level of knowledge regarding financial literacy. . Since the Covid-19 pandemic, the world economy has not yet recovered, including in Indonesia. The economy is not running well, resulting in increasingly uncertain income which cannot keep up with rising prices. This must be anticipated well, namely carrying out disciplined financial arrangements and management to ensure better long-term goals. The first step you can take is to ensure yourself and your family are able to face the worst situation in the current conditions. One way that can be done is to rearrange several expenditure budget items. In this case, education in the family must be arranged on a priority scale. By understanding financial literacy, it is hoped that families can increase their entrepreneurial spirit to grow new creative businesses to increase family resilience. This activity will involve partners, namely residents of RT 002 RW 02, Tanjung Duren Utara Subdistrict and work partners at Campus 2 of Tarumanagara University. The expected solution is to increase the level of financial literacy in society, increase family financial resilience and improve the creative economy. The method is implemented with partner participation in the form of discussions and training for one day. The output form of this activity is proceedings and intellectual property rights. ABSTRAK Dalam kondisi perekonomian yang tidak menentu pada saat ini tentunya masyarakat membutuhkan informasi dan pengetahuan mengenai bagaimana mengelola keuangan dengan bijak, baik dan cermat khususnya di dalam keluarga Indonesia sendiri saat ini cukup jauh tertinggal jika disandingkan pada negara tetangga yang terletak pada kawasan Asia Tenggara mengenai pemahaman pengetahuan mengenai literasi keuangan. Sejak terjadinya pandemi covid-19 perekonomian dunia sampat saat ini masih belum pulih termasuk di Indonesia. Perekonomian yang berjalan belum baik mengakibatkan pendapatan semakin tidak menentu yang tidak dapat mengimbangi terjadinya kenaikan harga. Hal ini harus dapat diantisipasi dengan baik yaitu adalah melakukan pengaturan maupun pengelolaan keuangan secara terarah guna memastikan tujuan masa depan yang lebih baik. Langkah yang paling awal yang dapat ditempuh adalah memastikan diri sendiri dan keluarga mampu menghadapi keadaan yang terburuk dalam kondisi yang ada. Adapun alternatif yang dapat ditempuh adalah dengan mengatur ulang beberapa pos anggaran pengeluaran. Dalam hal ini pengelaran dalam keluarga harus diatur dalam skala prioritas. Dengan adanya pemahaman literasi keuangan maka diharapkan keluarga dapat menambah semangat wirausaha untuk menumbuhkan usaha kreatif baru untuk menambah ketahanan keluarga, Kegiatan ini akan melibatkan mitra yaitu warga RT 002 RW 02 Kelurahan Tanjung Duren Utara dan mitra kerja Kampus 2 Universitas Tarumanagara. Solusi yang diharapkan adalah dapat menambah tingkat literasi keuangan masyarakat, menambah ketahanan keuangan keluarga dan meningkatkan ekonomi kreatif. Metode dilaksananakan dengan partisipatif mitra berupa diskusi dan pelatihan selama satu hari. Bentuk luaran dari kegiatan ini adalah prosiding dan Hak kekayaan intelektual.